Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian

Alasan Mengapa Honda Beat Generasi Lima lebih Ringan

- Apahabar.com Sabtu, 7 Maret 2020 - 20:03 WIB

Alasan Mengapa Honda Beat Generasi Lima lebih Ringan

Tahun ini PT Astra Honda Motor (AHM) melahirkan dua pilihan terbaru Honda Beat. Yaitu, All New Honda Beat dan All Honda Beat Street. apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Honda Trio Motor kembali memamerkan generasi kelima Honda Beat series di triwulan pertama tahun 2020.

Resmi diluncurkan secara nasional awal Februari lalu, dua kendaran jenis matic low ini muncul dengan berbagai inovasi baru. Dengan rangka body lebih ringan dan mesin eSP.

Direktur Marketing PT Trio Motor KalselTeng, Antonius Silitonga bilang tahun ini PT Astra Honda Motor (AHM) melahirkan dua pilihan terbaru Honda Beat. Yaitu, All New Honda Beat dan All Honda Beat Street.

“Dua motor ini kini dibekali mesin baru eSP 110cc yang pasti lebih irit bahan bakar. Dan di bagian rangka dua jenis ini memakai rangka baru berteknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame).

Antonius menjelaskan rangka eSAF yang dipasang di Honda Beat dan Beat Street membuat motor lebih ringan.

Frame ini menggunakan proses produksi terbaru seperti dalam pengelasan press dan laser. Struktur tersebut dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas pengendalian dan penanganan (handling).

Dengan demikian, Honda mengklaim, Beat menjadi lebih mudah dikendarai, ringan, dan nyaman untuk bermanuver.

“Karena ringan, motor pun menjadi lebih irit. Dan pengunaan Frame ini membuat ruang penyimpanan lebih besar,” sambungnya.

Tapi ujarnya, ada yang tetap sama. Seperti Beat keluaran sebelumnya. Yakni, Beat masih tetap ramping.

Sementara di sisi tenaga, Teknologi eSP mampu menghasilkan tenaga 6.6 kW atau 7.500 rpm dengan torsi tertinggi di 9.3 Nm atau 5.500 rpm.

Sementara di pasaran Kalsel dua jenis Beat yang memiliki 9 varian pilihan di jual dengan harga Rp17 jutaan. Dan Kalteng dijual dengan harga Rp18 jutaan.

Baca Juga: Honda Jazz Terbaru Diluncurkan, Besar Kemungkinan Tidak Dipasarkan di Indonesia  

Baca Juga: Laris Manis, Beli Honda CRF 150 Mesti Menunggu Sebulan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pemulihan Ekonomi Global Dorong Penguatan Rupiah
apahabar..com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Rp1000
cukai

Ekbis

Imbas Kenaikan Cukai, Produksi Rokok Diestimasi Turun
apahabar.com

Ekbis

Lion Air Kalselteng Yakin Tak Terpengaruh Tarif Batas Atas
apahabar.com

Ekbis

Dilantik MA, Doni Joewono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI
apahabar.com

Ekbis

BI Turunkan Bunga Acuan, Rupiah Menguat Tipis
Emas Antam

Ekbis

Awal Tahun 2021, Harga Emas Antam Naik Rp4.000 Per Gram
apahabar.com

Ekbis

Hingga Satu Pekan Lagi, Tol Pekanbaru-Dumai Digratiskan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com