ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin

Antisipasi Corona, Paripurna di HST Batal Digelar

- Apahabar.com Jumat, 20 Maret 2020 - 16:11 WIB

Antisipasi Corona, Paripurna di HST Batal Digelar

Ketua DPRD HST Rachmadi ditemui di depan gedung dewan, Jumat (20/3). Foto Istimewa.

apahabar.com, BARABAI – Rapat Paripurna DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) tiba-tiba batal digelar.

Padahal tiga komisi telah siap menyampaikan hasil Paripurna dan telah diagendakan hari ini, Jumat (20/3).

Anggota DPRD yang tengah menunggu kedatangan Pemkab setempat untuk menghadiri rapat itu balik kanan. Sebab tak satupun dari pejabat Pemkab HST terlihat di gedung dewan.

“Pemerintah daerah meminta ditunda, Kami tidak bisa berbuat banyak,” kata Ketua DPRD HST, Rachmadi ditemui apahabar.com di gedung dewan.

Penundaan paripurna penyampaian hasil rapat fraksi dan komisi itu, kata Rachmadi berkaitan dengan adanya instruksi pemerintah yang membatasi interaksi sosial untuk mengantisipasi pandemik Virus Corona atau Covid 19.

“Waktunya(penundaan) belum bisa ditentukan sampai kapan,” terang Rachmadi.

Sebelumnya, beredar isu penundaan itu berkaitan dengan kekuatiran Pemkab HST. Pasalnya belum lama tadi anggata DPRD HST melakukan kunjungan kerja ke daerah terjangkit Corona. Namun hal itu dibantah Rachmadi.

“Bukan, Kita sudah mengadakan rapat dari Komisi 1, II dan III dan fraksi-fraksi sebelumnya sudah selesai kemaren. Jadi hari ini Kita sampaikan. Tapi dari wakil bupati (wabup) tadi meminta supaya ditunda yang mungkin ada instruksi dari pusat untuk menjaga jarak, kami tidak bisa berbuat banyak. Kami menerima saja dengan kebersamaan untuk menjaga kondisi yang kondusif,” kata Racmadi.

Wabup Berry Nahdian Forqan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) HA Tamzil kebijakan mengatakan penundaan itu sesuai arahan pimpinan dalam menanggulangi wabah Covid 19.

Penundaan itu, kata Tamzil, karena memang sesuai dengan arahan presiden, menteri dalam negeri dan gubernur untuk membatasi kegiatan atau interaksi sosial yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

Karena itu, presiden memberikan kewenangan daerah untuk menentukan sikap dalam penanganan pandemik Corona ini.

“Berproses saja. Kita berharap kesepahaman dari berbagai pihak untuk bisa memaklumi sikap pimpinan. Arif dan bijaksana memahami kondisi kita sekarang. Karena ini menindaklanjuti perintah presiden, menteri kesehatan, dalam negeri dan tim penanganan bencana nasional,” tutup Tamzil.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

H-20 Arus Mudik di Bandara Syamsudin Noor Masih Terpantau Normal
apahabar.com

Kalsel

Terjunkan Ratusan Personel, Kapolres: Unjuk Rasa Depan DPRD Kalsel Aman
apahabar.com

Kalsel

Lelang Kursi Kadis di Banjarmasin Mengerucut 3 Kandidat, Simak Nama-Namanya
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Tapin Endus Dugaan Money Politik di Desa Banua Hanyar
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Kembali Diprediksi Hujan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Tahun Baru, Penyeberangan Tanjung Serdang-Batulicin Terpantau Normal
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, Habib Hasan Ajak Warga Berdoa untuk Bangsa
apahabar.com

Kalsel

Nyanyian Suster di Hari Natal Buat Pasien RS Suaka Insan Terharu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com