Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Antisipasi Covid-19 di Tapin, Kerumunan Warga Dibubarkan

- Apahabar.com Rabu, 25 Maret 2020 - 05:45 WIB

Antisipasi Covid-19 di Tapin, Kerumunan Warga Dibubarkan

Kapolres Tapin, AKBP Eko Hadi Prayitno imbau Pengunjung salah satu karaoke di Tapin untuk pulang dan beri wawasan terkait virus Corona dan tindakan Tim Gabungan. Foto-Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 dilakukan tim gabungan Polres Tapin bersama Kodim 1010 Rantau dan Satpol PP Tapin.

Mulai dari karaoke, kafe, sampai tongkrongan lainnya menjadi sasaran tim gabungan.

“Kami melaksanakan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul, nongkrong, yang tidak ada kejelasan hanya membunuh waktu untuk bubar,” ujar Kapolres Tapin, AKBP Eko Hadi Prayitno usai giat.

Berkesempatan mengikuti giat ini awak media menyaksikan, mimik wajah warga yang kebanyakan anak muda itu cemas, cuek, bahkan ada yang tertawa usai polisi selesai menegur seakan mengindahkan imbauan kepolisian.

Padahal, upaya yang dilakukan ini adalah untuk mencegah penyebaran ataupun memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 saat yang kini mewabah di Indonesia.

“Hal yang kami lakukan merupakan antisipasi kerawan terhadap penyebaran  virus Corona, yang mana kita menjalankan maklumat Bapak Kapolri menghimbau tempat hiburan, tongkrongan malam, tempat berkumpulnya masyarakat yang tidak berkepentingan dan kejelasan,” ujarnya.

“Ada tiga tahap tindakan, pertama mengimbau, memerintahkan dan membubarkan,” tambah Eko.

Sosial distancing yang saat ini sudah diganti menjadi Physical Distancing (menjaga jarak fisik). Kalsel saat ini sudah masuk status tanggap darurat.

Sejak merambahnya virus asal Wuhan itu sampai hari ini, dari data yang dihimpun apahabar.com jumlah terus meningkat. Tercatat pada 20 Maret 2020 ODP ada 123 orang, PDP nihil, dan positif corona nihil.

Sekarang, 24 Maret 2020 jumlahnya meroket, ODP 790, PDP 7 dan positif corona 1 orang. Berbagai upaya pemerintah saat ini sudah dilakukan.

Mengutip kata kata Kepala Bagian Operasi Polres Tapin, AKP Rainhard Maradona, “Upaya yang saat ini kita lakukan adalah untuk mengurangi beban para tenaga medis, yang saat ini berjuang di garda terdepan melawan Corona”.

Mengingat data yang meroket walaupun belum tentu positif corona untuk ODP dan PDH, tentunya Kalsel sudah was-was karena adanya 1 orang yang positif Corona.

Melalui apahabar.com, Sofyan Suri, tokoh pemuda Tapin juga menyarankan kepada masyarakat, dalam situasi ini untuk mentaati peraturan pemerintah untuk mencegah masuknya virus Corona di Tapin.

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nyaris ke Pemukiman Warga, Satgas Karhutla Masih Berjibaku Padamkan Api di Tambang Ulang
apahabar.com

Kalsel

Renovasi Pasar Tungging Banjarmasin Terus Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu dan Gakkumdu Evaluasi Penanganan Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Warga Kuin Cerucuk Keluhkan Kondisi Sungai ke DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Khawatir Petani Gagal Panen, Dewan Kalsel Menghadap Kementerian
apahabar.com

Kalsel

Pusat Daur Ulang Sampah di Banjarmasin Bakal Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di HST Terkendala SDM dan Anggaran
Lulus Passing Grade, Pelamar CPNS Masih Diadang Seleksi

Kalsel

Lulus Passing Grade, Pelamar CPNS Masih Diadang Seleksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com