Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru Pulang ke Banjarmasin, Jemaah Ijtima Ulama Dunia Diobservasi Update Corona di Kalsel 31 Maret: Jumlah Pasien Positif Bertambah Tiga Wafat Usai dari Bandung, Warga Landasan Ulin Kuatir Covid-19 Bertambah Dua, WNA di Palangka Raya Positif Corona




Home Kalsel

Kamis, 26 Maret 2020 - 13:40 WIB

Antisipasi Covid-19, PLN Tangguhkan Pencatatan Meter Listrik

Aam - Apahabar.com

 Banner sosialisasi penangguhan pencatatan meter listrik PLN.
Foto-Istimewa

Banner sosialisasi penangguhan pencatatan meter listrik PLN. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Dalam upaya mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), pencatatan dan pemeriksaan stand meter pelanggan PLN ditangguhkan sementara waktu.

Sebagai gantinya PLN menerapkan kebijakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir untuk pelanggan paska bayar.

Hal ini berlaku untuk pembayaran rekening di April.

“Artinya, untuk pembayaran rekening bulan April, perhitungannya menggunakan data dari historis rata-rata pemakaian kWh pada bulan Desember, Januari dan Februari,” ujar Senior Executive Vice President (SEVP) Dept. Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono kepada apahabar.com, Kamis (26/3) pagi.

Dikatakannya, PLN melakukan ini untuk menghindari pembaca atau pencatat meter melakukan kunjungan ke rumah-rumah pelanggan sehingga upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 sebagaimana yang menjadi imbauan pemerintah untuk melaksanakan Work From Home dan Physical Distancing dapat berhasil.

Baca juga :  Sudah Dinasihati Istri, Rusli Masih Nekat Edarkan Sabu

“Kebijakan ini diberlakukan agar pelanggan merasa tenang dan tidak perlu repot dan kuatir untuk berinteraksi dengan petugas,” ungkap Yuddy, sapaan akrabnya.

Yuddy menambahkan, jika ada pengaduan atau keluhan pelanggan terkait ketidaksesuaian pencatatan stand akhir kWh meter dan perhitungan rekening, akan diperhitungkan pada rekening bulan depan.

“Sehingga pelanggan tetap tidak akan dirugikan. Pengaduan bisa langsung disampaikan ke contact center PLN 123,” terangnya.

PLN juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran secara online untuk meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

Baca juga :  Sudian Noor Sampaikan Sambutan, Aliran Listrik DRPD Tanbu Padam

“Jadi sebagai upaya preventif mencegah penularan covid-19 kami mengajak pelanggan untuk memaksimalkan pembayaran listrik secara online,” imbuhnya.

Pembayaran listrik pun dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor PLN.

“Di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya,” rinci Yuddy.

Tidak hanya pembayaran, pelanggan PLN juga dapat memaksimalkan pelayanan PLN secara online melalui Contact Center PLN 123 ataupun Aplikasi PLN Mobile.

“Baik untuk layanan informasi tagihan, sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara maupun pengaduan pelanggan,” pungkasnya

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Per November 2019, 362 Wanita di Batola Pilih Menjanda
apahabar.com

Kalsel

Soal Ribuan Narapidana Terancam Gagal Nyoblos, Pengamat: Ini Hak Konstitusional
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Darurat Karhutla, Sanksi Lebih Berat Menanti Pembuka Lahan Komersil
apahabar.com

Kalsel

Sasar Tempat Ibadah, KNPI Bagi-Bagi Ribuan Antiseptik di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Salut Buat DLH Banjarmasin, Lebaran Tetap Bekerja
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HSS Hibahkan Bangunan Sekolah untuk Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Konsep JPO Gunakan Lift, Fasilitasi Kebutuhan Difabel
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Potensi Desa Ajung Balangan, dari Gunung Hauk hingga Madu Lokal