3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Positif Virus Corona

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 09:55 WIB

Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Positif Virus Corona

Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19. Foto: Shutterstock

apahabar.com, RIYADH – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus positif pertama virus corona pertama di negara mereka pada Senin (02/03).

Kementerian Kesehatan setempat menyebutkan virus corona masuk melalui warga Arab Saudi yang baru kembali dari Iran melalui Bahrain.

Kementerian menyebutkan di akun resmi Twitter miliknya bahwa seseorang itu, yang kini dikarantina di rumah sakit, merahasiakan kunjungannya ke Iran setibanya di Arab Saudi.

Iran melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat virus corona di luar China, tempat penyakit seperti flu itu berasal. Negara Teluk Arab lainnya juga mendiagnosa infeksi di sejumlah orang yang bepergian ke Iran.

Kantor Berita SPA, mengutip Kementerian Kesehatan, mengatakan orang-orang yang berinteraksi dengan pria terinfeksi itu telah diisolasi dan sedang menjalani tes.

Di negara tetangga Bahrain, Kementerian Kesehatan pada Senin mengatakan dua orang didiagnosa dengan virus corona, yakni perempuan Bahrain dan pria Arab Saudi.

Keduanya disebutkan telah melakukan penerbangan tak langsung dari Iran ke Bahrain dan diisolasi pada saat kedatangan sambil melakukan pemeriksaan. Hal ini menambah jumlah total kasus di Bahrain mencapai 49.

Arab Saudi sejak pekan lalu telah mengambil sejumlah langkah pencegahan penyebaran penyakit ke kerajaan.

Pihaknya memberlakukan larangan masuk bagi warga asing yang hendak menjalani ibadah umrah. Arab Saudi juga melarang warga negara Teluk Arab memasuki Kota Mekah dan Madinah serta wisatawan dari sedikitnya 25 negara yang melaporkan kasus corona.

Pada Minggu Kementerian Kesehatan mengatakan telah mempersiapkan 25 rumah sakit untuk menangani infeksi virus corona, dengan 2.200 tempat tidur untuk pasien yang dikarantina.

Menurut data resmi, kegiatan umrah yang dapat dilakukan kapan saja selama dalam kurun waktu setahun mendatangkan 7,5 juta orang ke Arab Saudi pada 2019.(Ant/Rts)

Baca Juga: 2 WNI Positif Tertular Virus Corona Terdeteksi Sejak 1 Maret 2020

Baca Juga: Penumpang Rute Balikpapan-Jakarta Positif Corona, Batik Air: Tidak Benar

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Cai Ditemukan Tewas di Hutan Usai Kabur dari Lapas Tangerang!

Nasional

Imam FPI Kalsel Bantah Imbau Masyarakat Tolak Gerakan People Power
Jambret di Mikrolet, Polisi Tembak Mati Napi Asimilasi Corona

Nasional

Jambret di Mikrolet, Polisi Tembak Mati Napi Asimilasi Corona
apahabar.com

Nasional

“1/4 Nanti & Kembali” Antar Penulis Banua Raih Penghargaan Islamic Book Award
apahabar.com

Nasional

Kapolda: Aksi Demonstrasi di Wamena karena Isu Hoaks
apahabar.com

Nasional

Aneh, Bupati Lantik Diri Sendiri Jadi Kepala Dinas
apahabar.com

Nasional

Jokowi Intruksikan Strategi Gas dan Rem Jangan Kasih Kendur
apahabar.com

Nasional

Mendarat di Madinah, Mahmud Tak Mau Dipisahkan dari Belahan Jiwanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com