ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Awas! Ada Situs Web Tawarkan Vaksin Virus Corona

- Apahabar.com Kamis, 26 Maret 2020 - 05:15 WIB

Awas! Ada Situs Web Tawarkan Vaksin Virus Corona

Ilustrasi. Foto-Unsplash/Rawpixel

apahabar.com, JAKARTA – Saat masyarakat panik menghadapi pendemi virus corona (Covid-19), ada pihak yang mencari keuntungan. Sebuah kasus penipuan melalui situs web terungkap di Amerika.

Sebuah situs web mengklaim sebagai organisasi kesehatan dunia sedang memberikan kit vaksin kepada para korban. Yang kemudian, pelaku meminta korban untuk membayar biaya pengiriman, yang sebenarnya ingin mencari informasi kartu kredit milik korban.

“Faktanya, saat ini tidak ada vaksin Covid-19 yang sah dan WHO tidak mendistribusikan vaksin semacam itu,” kata pernyataan Departemen Kehakiman, dikutip TechCrunch.

Seorang hakim federal mengeluarkan perintah penahanan sementara terhadap pemilik situs web, yang namanya tidak diketahui. Pesan itu juga menuntut agar Namecheap, host domain situs itu, untuk menutup situsnya.

Asisten jaksa agung Jody Hunt menambahkan, Departemen Kehakiman tidak akan menolerir eksploitasi kriminal darurat nasional ini untuk keuntungan pribadi. Pihaknya akan menggunakan setiap sumber daya yang dimiliki pemerintah untuk bertindak cepat menutup aksi para scammer,

berupa penipuan konsumen, pencurian identitas, atau mengirimkan malware.

Seperti berdiri, ada lebih dari 300.000 kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Tetapi karena otoritas pemerintah terus kekurangan peralatan pengujian, jumlah infeksi global dikatakan jauh lebih tinggi.

Hingga Jumat, sekitar 80 juta orang Amerika dikurung, termasuk di California, New York, dan Illinois, dalam upaya membatasi penyebaran penyakit pernapasan.

Penyebaran virus juga mendorong AS dan Kanada untuk saling setuju untuk menutup perbatasan utara, dan AS untuk menutup perbatasan selatannya dengan Meksiko untuk semua, kecuali perjalanan penting.

Bahkan Kamis (19/3), AS memerintahkan peringatan ‘jangan bepergian’ kepada semua orang Amerika. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. (Rep)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jagawana Bersama Harimau Terperangkap Jerat Pemburu di Riau
apahabar.com

Nasional

Habibie, Si Jenius Pembuat Pesawat Itu Telah Pergi
apahabar.com

Nasional

Ketua PP Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa
apahabar.com

Nasional

Kabut Asap, Garuda Batalkan 15 Penerbangan Domestik
apahabar.com

Nasional

Raja dan Ratu Belanda Kembalikan Keris Dipanegoro ke Jokowi

Nasional

Awasi PSBB, Begini Imbauan Komnas HAM untuk Polisi
apahabar.com

Nasional

Garuda Siapkan 110 Penerbangan Tambahan Jelang Libur Natal-Tahun Baru
apahabar.com

Nasional

 Selamat Jalan Jemaah, Sampai Jumpa Haul Guru Sekumpul Tahun Depan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com