Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Bangun Infrastruktur di Kotabaru, Sebuku Cairkan Rp 700 M

- Apahabar.com Selasa, 17 Maret 2020 - 21:10 WIB

Bangun Infrastruktur di Kotabaru, Sebuku Cairkan Rp 700 M

Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, bersama Sekda Said Akhmad, dan Yohan Gessong, Site Manager PT STC, Sebuku Group saat memberikan keterangan pers usai RDP di DPRD Kotabaru Senin. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – PT Sebuku Group siap merealisasikan kompensasi tambang batu baranya di Kotabaru sebesar Rp700 miliar.

Dana sebesar itu akan digelontorkan produsen batu bara ini untuk pembangunan sejumlah infrastruktur di Kotabaru.

Belakangan, kompensasi pertambangan itu tertuang dalam kesepakatan antara pihak perusahaan dengan pemerintah daerah Kotabaru pada 2010, dan diperbaharui 2014 silam.

Kini, kejelasan realisasi janji perusahaan itu kembali terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kotabaru. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, dihadiri Sekda Kotabaru H Said Akhmad.

Pantauan apahabar.com, RDP ini juga dihadiri para anggota DPRD Kotabaru, serta sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat.

Site Manager, PT Sebuku Tanjung Coal (STC), Yohan Gessong bilang Sebuku Group siap melaksanakan kompensasi tambang sebesar Rp700 miliar.

“Ya. Sesuai arahan pimpinan kami. Sebuku Group siap melaksanakan kompensasi itu,” ujar Yohan, di hadapan para peserta RDP, sembari membacakan pesan WhatsApp dari pimpinannya.

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis sendiri tampak berkenaan dengan kesepakatan dana kompensasi itu.

Termasuk perubahan isi dalam dokumen kompensasi. Di antaranya, pengalihan dana kompensasi untuk pembangunan jembatan penghubung daratan Pulau Laut.

Dana jembatan itu dialihkan untuk pembangunan infrastruktur lainnya di Kotabaru.

“Nah, hari ini apa yang menjadi pertanyaan kita semua terjawab sudah. Pihak perusahaan, Sebuku Group sudah menyatakan siap melaksanakan itu,” ujar Syairi.

Namun demikian, untuk melangkah selanjutnya, perlu adanya perpanjangan kesepakatan atau MoU kompensasi tambang tersebut.

Sebab, menurut Syairi MoU tertuang batas waktu. Sehingga perlu secepatnya dilakukan perpanjangan.

“Intinya, MoU harus diperpanjang. Karena berisi batas waktu, September 2020 ini akan berakhir. Makanya itu harus di perjang dulu,” ujarnya.

Sementara, Said Akhmad mengakui kompensasi sempat direalisasikan pihak Sebuku Group untuk pengembangan kawasan Siring Laut.

“Intinya, nanti kita hitung berapa sisa kompensasi yang harus dilaksanakan Sebuku Group. Karena, semua ada data laporan hibanya di BPKAD,” pungkas Sekda.

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Maksimalkan Sosialisasi, Polsek Kintap Upayakan Segala Cara
MK Kabulkan Uji Materi UU Pilkada, Bawaslu Kalsel: Kado Istimewa

Kalsel

MK Kabulkan Uji Materi UU Pilkada, Bawaslu Kalsel: Kado Istimewa
Waspada! Warga Positif DBD di Banjarbaru Bertambah

Kalsel

Waspada! Warga Positif DBD di Banjarbaru Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Terbakar, Kantor UPT Pasar Banjarmasin Kembali Genjot Pelayanan
apahabar.com

Kalsel

Gagal di 2019, DPRD Kalsel Mantap Kungker ke Luar Negeri di Tahun Ini
apahabar.com

Kalsel

Andin-Guru Oton: Banjar Bersinar Prioritas Peningkatan Kualitas SDM dan PAD
apahabar.com

Kalsel

Kemenkumham Dorong Kesetaraan Gender di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

1.434 Orang Lulus SNMPTN ULM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com