Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir

Bantahan Lengkap Mahasiswa ULM, ODP Covid-19 di Papua

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 14:10 WIB

Bantahan Lengkap Mahasiswa ULM, ODP Covid-19 di Papua

Selain meliburkan aktifitas perkulihan di sana, seisi penjuru kampus tertua di Kalimantan itu dipastikan telah didisinfektan. Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19 asal Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Papua menyayangkan pernyataan Rektor Sutarto Hadi.

Melalui pesan singkat whatsApp, mahasiswa pasca-sarjana Fakultas Hukum ULM itu memastikan diri tak terinfeksi Virus Corona.

“Saya kecewa dengan statement Rektor ULM yang berani bicara kalau saya positif,” ungkap si mahasiswa terduga Covid-19 itu saat dikonfirmasi apahabar.com, Selasa (24/3) siang.

Pernyataan yang dilontarkan orang nomor satu di ULM itu ditegaskannya tidak benar. Saat ini dirinya hanya ditetapkan sebagai orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19.

Tim dokter RS di Papua, sebut dia, yang melakukan pemeriksaan pun belum mengeluarkan pernyataan resmi bahwa dirinya positif.

“Tim dokter di sini tidak ada menyatakan saya positif Covid-19. Baru kemarin sore saya cek lab darah dan rontgen,” terangnya

Kabar tersebut justru didapatkannya dari grup alumni fakultas tempatnya menimba ilmu di ULM yang kemudian sudah tersebar luas di media sosial.

Dia bahkan tidak pernah berkomunikasi langsung dengan sang rektor atau pihak kampus sekalipun pernah datang ke ULM pada 17 Maret yang lalu.

“Saya dapat berita dari grup. Sama sekali saya tidak pernah dihubungi pihak kampus. Apalagi rektor. Saya tidak kasih kabar ke siapa pun,” tegasnya.

Saat ini, ia tengah menjalani masa karantina mandiri di mess kantornya di Papua Barat. Dengan status ODP, ia disarankan untuk pulang dan menjalani pemulihan imun tubuh sampai 14 hari.

Sebelumnya, Profesor Sutarto Hadi sudah mengklarifikasi pernyataannya itu. “Saya mendapat kabar dari Dekan Fakultas Hukum Profesor Abdul Halim Barkatullah yang mengabarkan ada satu mahasiswa yang positif Covid-19,” jelas Rektor Sutarto, Selasa (24/3) pagi tadi.

Belakangan dia bersyukur kalau mahasiswanya yang sedang beraktivitas di Bumi Cenderawasih itu tak terinfeksi Covid-19.

Lebih dari itu, Sutarto meminta segenap warga kampus ULM meningkatkan kewaspadaan. Selain meliburkan aktifitas perkuliahan di sana, seisi penjuru kampus tertua di Kalimantan itu dipastikan telah didisinfektan.

“Tujuannya kita perlu memutus penyebaran Covid-19 ini, kemudian kita melakukan pelacakan, yang bersangkutan ini pergi ke mana saja dan dia bertemu dengan siapa saja di kampus. Jadi tempat-tempat yang dikunjungi itu kita lakukan penyemprotan,” ujar Sutarto diwartakan sebelumnya.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Berita ini semata demi meningkatkan kewaspadaan publik terkait penyebaran virus SARS-Cov-2. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi selanjutnya silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

May Day 2019, Pemprov Kalsel Gelar Jalan Santai Berhadiah
apahabar.com

Kalsel

Datangi Banjarmasin, Sekjen PDIP Gelar Rapat Tertutup
apahabar.com

Kalsel

Pupuk Kebersamaan ASN Lewat Senam Jumat Pagi
apahabar.com

Kalsel

40 Hari Operasi Yustisi di HSS, Terkumpul Sanksi Administrasi Jutaan Rupiah
Basirih

Kalsel

Identitas Jasad Pria di Bawah Jembatan Basirih Belum Terungkap
apahabar.com

Kalsel

Mudik 2019 Lancar, Masyarakat Banua Apresiasi Kinerja Polisi
apahabar.com

Kalsel

Aksi Sosial Shalokal Banjarmasin, Salurkan Donasi Rp10 Juta Lebih
apahabar.com

Kalsel

Geger Pria Bersajam Ngamuk di Pasar Kalindo, Lukai Pedagang dan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com