Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Banyak Perpus di Kalsel Tak Penuhi Standar, Intip Siasat Dispersip

- Apahabar.com Senin, 2 Maret 2020 - 16:58 WIB

Banyak Perpus di Kalsel Tak Penuhi Standar, Intip Siasat Dispersip

Ilustrasi perpustakaan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai saat ini, rupanya masih banyak perpustakaan di Kalimantan Selatan yang belum memenuhi standar.

Maka tak salah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perpustakaan Sekolah SMP dan SMA/Sederajat.

Baca Juga: Akses Jalan Kalsel-Kaltim Padat, Rombongan Haul Pilih Liburan ke Siring Pierre Tendean Banjarmasin

Dihadiri para kepala sekolah dan pengelola perpustakaan sekolah SMP, SMA-Sederajat se-Kalsel, kegiatan digelar di salah satu hotel di kawasan A Yani KM 5, Banjarmasin Selatan, Senin (2/3) sampai esok hari.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie bilang bimtek ini agar pihaknya dapat mendata secara valid jumlah perpustakaan yang ada di Bumi Lambung Mangkurat saat ini. Selanjutnya mereka akan dibimbing untuk meningkatkan akreditasinya dengan standar yang ada.

Banyak Perpus di Kalsel Tak Penuhi Standar, Intip Siasat Dispersip

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perpustakaan Sekolah SMP dan SMA/Sederajat, Senin siang. Foto-apahabar.com/Ahmad Redha

Nurliani tak menampik bahwa saat ini masih banyak perpustakaan di Kalsel yang belum memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

“Pada tahun kemarin, ada 23 pendaftar dan yang lulus dalam predikat A, B dan C hanya 19,” katanya. “Masih sangat banyak yang belum memenuhi standar.”

Menurutnya, selama ini ketidaktahuan para pengurus perpustakaan tentang sarana-prasarana sendirilah yang menjadi kendala mengapa mereka belum memenuhi kriteria.

Maka dari itu, kata dia, pembinaan perlu terus digelar sekaligus untuk meningkatkan pemahaman pengurus perpustakaan dalam hal cara mengelola serta apa saja sarana dan prasarana yang harus ada dalam sebuah perpustakaan.

“Kita berharap supaya yang masih belum memenuhi standar agar bisa mengikuti dan yang akreditasinya B dan C juga bisa kembali meningkatkan lagi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu peserta Bimtek merupakan sekolah MAN 2 Banjarmasin. Kepala Sekolah MAN 2 Banjarmasin, Naimah berujar, untuk mengikuti penilaian standar itu, pihaknya telah menyiapkan fasilitas buku, tempat duduk serta taman di perpustakaan sekolahnya.

“Sekarang sedang membangun kursi yang muat kurang lebih 50 anak-anak untuk membaca, koleksi sekitar 1.000 buku,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, di sekolahnya juga dilakukan praktek literasi yang diikuti oleh para siswa. “Diikuti oleh 200 siswa perharinya,” tuturnya.

Baca Juga: Banjarmasin Tidak Terdata Bencana di Momen Haul, BPBD: Berkah Guru Sekumpul

Reporter: Riyad Dafhi/Ahmad Redha
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Weekend, Polsek Martapura Kota Kontrol Situasi di Area Makam Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat Tanpa Kepala di Sungai Awang
apahabar.com

Kalsel

Pembentukan BUMD Murakata Dianggap Lamban, Begini Respon Pemkab HST
apahabar.com

Kalsel

Karantina Wilayah, Forwadek Dukung Langkah Pemkot Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Gegara Sarung, Bawaslu Kalsel Panggil Paman Birin Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani
apahabar.com

Kalsel

Maju Pilbup Banjar, Andin Siap Serap Aspirasi Jurnalis
apahabar.com

Kalsel

Modal Usaha untuk Sarkani, Guru Ngaji Penjual Soto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com