Parah! MCM Ngotot Nambang Meratus Saat Kalsel Darurat Banjir Update Banjir Banjarmasin: 12.519 Warga Terdampak, 1.235 Diungsikan Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara

Barito Kuala Tak Latah Meliburkan Sekolah

- Apahabar.com Rabu, 18 Maret 2020 - 19:05 WIB

Barito Kuala Tak Latah Meliburkan Sekolah

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, mencuci tangan bersama sejumlah kepala SKPD seusai Musrenbang RKPD di Marabahan, Rabu (18/3). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Bertetangga dengan Banjarmasin, Barito Kuala tidak latah meliburkan semua sekolah dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Terhitung mulai 17 Maret 2020, semua siswa sekolah di Banjarmasin diputuskan libur hingga dua pekan atau selama 14 hari.

Selama periode lockdown tersebut, siswa tetap mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah dalam pengawasan orang tua dan tidak bepergian ke luar rumah.

Sebaliknya Batola tidak mengikuti kebijakan Banjarmasin, kendati sejumlah guru berdomisili di ibu kota Kalimantan Selatan tersebut.

Sesuai hasil rapat Satgas Corona Batola, semua sekolah dalam lingkup Dinas Pendidikan belum diliburkan, sambil menunggu perkembangan.

“Alasannya Batola bukan daerah Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun demikian, warga tetap dianjurkan sementara melakukan social distancing atau mengurangi kerumunan,” beber Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Rabu 18/3).

“Situasi ini juga berlaku untuk salat berjamaah di mesjid. Bedanya bawa sajadah sendiri dari rumah dan segera pulang kalau sudah selesai salat,” imbuhnya.

Kendati tidak diliburkan, semua sekolah di Batola diperintahkan memberlakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sesuai surat edaran yang dikeluarkan Disdik Batola.

Mulai dari mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer sebelum proses belajar mengajar. Siapapun yang mengalami demam, pilek, batuk dan sesak napas, diperbolehkan tak mengikuti pelajaran.

Setelah pulang sekolah, guru juga diminta mewanti-wanti orang tua siswa agar tak membiarkan anak mereka tak beraktivitas di luar rumah.

Kemudian baik guru maupun siswa, diimbau tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. Anjuran ini segaris dengan isi surat edaran Bupati Batola yang lebih dulu dirilis.

“Kalau mengikuti daerah lain, kebijakan meliburkan sekolah cukup berat. Kendati diberikan tugas-tugas, hal yang disangsikan adalah dukungan teknologi dan kesiapan orang tua,” sahut Agung Purnomo, Wakil Ketua DPRD Batola.

“Hal lain yang dikhawatirkan adalah anak-anak itu justru diajak orang tua mereka berjalan-jalan ke keramaian,” tandasnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

MUI Kalsel Menanti Fatwa Haram PUBG Cs
apahabar.com

Hukum

Heboh Bocah Cabul di Tapin Perkosa Wanita Tunagrahita, Ini Bahaya Jika Kecanduan Film Porno Menurut Psikiater
apahabar.com

Kalsel

Tanah Bumbu Siap Menyambut “New Normal”
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Ancam ‘Rombak’ Struktur di BUMD
apahabar.com

Kalsel

Jika Batuk Lebih Baik Salat di Rumah, DMI Kalsel: Hanya Imbauan
apahabar.com

Kalsel

Audisi Stand Up  Comedy di Café Rumah The Panasdalam Diserbu Komika dari Penjuru Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

Belajar Bahasa Inggris, Puluhan Mahasiwa Uniska Ikuti Program Australian Village
apahabar.com

Kalsel

Ada SD tak Mampu Penuhi Kuota Siswa, Disdik Diminta Melek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com