Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam

Barito Kuala Tak Latah Meliburkan Sekolah

- Apahabar.com Rabu, 18 Maret 2020 - 19:05 WIB

Barito Kuala Tak Latah Meliburkan Sekolah

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, mencuci tangan bersama sejumlah kepala SKPD seusai Musrenbang RKPD di Marabahan, Rabu (18/3). Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Bertetangga dengan Banjarmasin, Barito Kuala tidak latah meliburkan semua sekolah dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Terhitung mulai 17 Maret 2020, semua siswa sekolah di Banjarmasin diputuskan libur hingga dua pekan atau selama 14 hari.

Selama periode lockdown tersebut, siswa tetap mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah dalam pengawasan orang tua dan tidak bepergian ke luar rumah.

Sebaliknya Batola tidak mengikuti kebijakan Banjarmasin, kendati sejumlah guru berdomisili di ibu kota Kalimantan Selatan tersebut.

Sesuai hasil rapat Satgas Corona Batola, semua sekolah dalam lingkup Dinas Pendidikan belum diliburkan, sambil menunggu perkembangan.

“Alasannya Batola bukan daerah Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun demikian, warga tetap dianjurkan sementara melakukan social distancing atau mengurangi kerumunan,” beber Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Rabu 18/3).

Baca juga :  Klaster Industri Berpotensi Tambah Kasus Covid-19 di Barito Kuala

“Situasi ini juga berlaku untuk salat berjamaah di mesjid. Bedanya bawa sajadah sendiri dari rumah dan segera pulang kalau sudah selesai salat,” imbuhnya.

Kendati tidak diliburkan, semua sekolah di Batola diperintahkan memberlakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sesuai surat edaran yang dikeluarkan Disdik Batola.

Mulai dari mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer sebelum proses belajar mengajar. Siapapun yang mengalami demam, pilek, batuk dan sesak napas, diperbolehkan tak mengikuti pelajaran.

Baca juga :  Klaster Industri Berpotensi Tambah Kasus Covid-19 di Barito Kuala

Setelah pulang sekolah, guru juga diminta mewanti-wanti orang tua siswa agar tak membiarkan anak mereka tak beraktivitas di luar rumah.

Kemudian baik guru maupun siswa, diimbau tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. Anjuran ini segaris dengan isi surat edaran Bupati Batola yang lebih dulu dirilis.

“Kalau mengikuti daerah lain, kebijakan meliburkan sekolah cukup berat. Kendati diberikan tugas-tugas, hal yang disangsikan adalah dukungan teknologi dan kesiapan orang tua,” sahut Agung Purnomo, Wakil Ketua DPRD Batola.

“Hal lain yang dikhawatirkan adalah anak-anak itu justru diajak orang tua mereka berjalan-jalan ke keramaian,” tandasnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Hanya Tangani Covid-19, Kapolda Kalsel: KTB Juga untuk Ketahanan Pangan dan Sosial Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Prajurit Lanud Syamsudin Noor Naik Pangkat
apahabar.com

Hukum

Polisi Beberkan Kasus Paling Menonjol Selama Pandemi di Banjar
apahabar.com

Kalsel

Gejolak Tagihan Listrik, PLN Kalselteng Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif
apahabar.com

Kalsel

Resah Penyalahgunaan Lem Pox di Banjarmasin, Hermansyah: Perketat Penjualan
apahabar.com

Kalsel

Polsek Anjir Muara Pastikan Panen Raya Bersama Paman Birin di Anjir Muara Aman
apahabar.com

Kalsel

Diterpa Isu Joki, Camat di Banjarmasin Terancam Sanksi
apahabar.com

Kalsel

Ketatnya Pengamanan Pelantikan DPRD Kalsel: Anjing Pelacak hingga Pendeteksi Logam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com