Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Belum Juga Digunakan, Lutfi Singgung Soal Rapid Test 

- Apahabar.com Selasa, 31 Maret 2020 - 20:35 WIB

Belum Juga Digunakan, Lutfi Singgung Soal Rapid Test 

RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan jadi Undang Undang, anggota DPRD Kalsel Lutfi Syaifuddin kaget. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalsel sudah menerima Rapid test. Namun  sayang alat yang disebut-sebut bisa mendeteksi pasien Corona atau Covid-19 belum juga digunakan.

Pertanyaan besar itu dikemukakan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel M Lutfi Syaifuddin dalam rapat dengan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (P3) Covid-19.

Harusnya, saran politisi Partai Gerindra ini, alat tersebut bisa segera digunakan, terutama untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Termasuk tenaga medis yang bertugas di garda terdepan dalam perawatan para pasien juga menjalani tes menggunakan rapid test.

Tujuanya segera dilakukan tes, ujarnya, agar masyarakat tidak panik dan was-was terkait keberadaan pasien rujukan, juga mereka yang ODP dalam masa karantina mandiri.

Ia juga meminta Gugus Tugas Covid-19 untuk menambahkan data terkait total jumlah penduduk Kalsel dalam tiap infografis rilis harian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan, M Muslim mengungkap, perlu waktu untuk dapat menggunakan rapid test kepada PDP dan ODP yang mempunyai gejala.

Ia mengakui alat tersebut sudah datang sejak Kamis lalu, namun perlu waktu untuk uji coba oleh petugas ahli yang menggunakan APD lengkap seperti saat merawat pasien.

Pihaknya juga perlu waktu untuk mendata prioritas penggunaan alat kepada ODP, agar hasil tes yang menitikberatkan pada ada atau tidaknya antibodi COVID-19 dapat optimal.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Lelaki Paruh Baya Warga Pelambuan Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
Banjarmasin

Kalsel

Lembur Malam Tahun Baru, Ribuan Petugas Kebersihan Banjarmasin Diimingi Cuan
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat 90 Persen, Ini Penyebabnya
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kalsel: 123 ODP, RS Alternatif Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Satlantas Polres Banjar Temukan Motor Fajri Setelah 5 Tahun Hilang
apahabar.com

Kalsel

Asyik Nongkrong, Si Penghancur Belasan Pot di Tapin yang Kebal Hukum Dibiarkan Berkeliaran
Hujan

Kalsel

Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bentengi Kampung dari Virus Corona, Polsek Kelumpang Utara Bangun Portal di Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com