Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Berapa Jarak Aman agar Tak Tertular Virus Corona?

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 05:15 WIB

Berapa Jarak Aman agar Tak Tertular Virus Corona?

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Dua warga Depok, Jawa Barat dinyatakan positif terkena virus Korona COVID-19. Korban adalah ibu berusia 64 tahun dan anak 31 tahun.

Diduga penyebaran virus ini berasal dari teman korban yang berasal dari Jepang yang positif terpapar COVID-19. Saat ini, kedua warga Depok yang dinyatakan positif COVID-19, telah dirawat di RSPI Sulianti Saroso dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Kabar Virus Corona: Mie Instan Hingga Minyak Goreng Laris Manis, Kok Bisa?

Wanita berusia 64 tahun yang diketahui berprofesi sebagai pelatih dansa diduga terinfeksi COVID-19 secara jarak dekat (close contact) dengan sahabatnya. Melansir CDC, virus korona COVID-19 bisa menyebar dari manusia ke manusia melalui dua macam cara.

Salah satunya adalah dengan metode jarak dekat antara orang yang bersentuhan erat satu sama lain seperti berpelukan, berjabat tangan maupun berhadapan dengan jarak enam kaki atau sekira 1,8 meter.

Selain itu, penyebaran COVID-19 juga bisa dengan cara droplets yakni melalui tetesan atau percikan dahak yang dihasilkan ketika orang terinfeksi batuk dan bersin. Tetesan ini dapat mendarat pada mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau terhirup ke dalam paru-paru.

Percikan dahak yang menyebar, juga bisa menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya. Tanpa disadari seseorang memegang benda yang sudah tercemar virus dan kemudian menyentuh mulut, hidung dan mata yang membuat orang lain terinfeksi.

Kepada Okezone, Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K), mengatakan saluran pernapasan seperti hidung dan saluran cerna manusia menjadi bagian tubuh manusia yang rentan terkena virus.

“Virus harus mendapatkan reseptor untuk bisa lengket, menempel dan berkembang biak. Kalau tidak ada reseptor maka mereka akan mati. Reseptor itu terdapat di saluran napas dan saluran cerna manusia,” ujar dr. Erlina. (okz)

Baca Juga: 2 WNI Positif Tertular Virus Corona Terdeteksi Sejak 1 Maret 2020

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Punya Pusat Unggulan Iptek, Kementan Intensif Kembangkan Tanaman Serat
apahabar.com

Nasional

Medsos Dibatasi, SMS dan Telepon Tetap Jalan
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Asrama Papua Dilempari Karung Berisi Ular
apahabar.com

Nasional

2024, Ibu Kota RI Mulai Pindah ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Covid-19, Anggota Komisi I DPR Usul Internet Gratis
apahabar.com

Nasional

Jelang Puncak Penyebaran Covid-19, Gugus Tugas Tingkatkan Kapasitas PCR
apahabar.com

Nasional

Update 8 Oktober: 11.580 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Larangan Mudik Berlaku untuk Jabodetabek, Wilayah PSBB dan Zona Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com