Sebaran Covid-19 di Tanbu Melandai, Warga Diminta Waspada Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan




Home Habar Religi

Sabtu, 28 Maret 2020 - 18:14 WIB

Berikut Fatwa Muhammadiyah Jika Wabah Corona Terjadi Selama Ramadan

Redaksi - Apahabar.com

Logo Muhammadiyah. Foto-mojok

Logo Muhammadiyah. Foto-mojok

apahabar.com, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyempurnakan maklumat mengenai tuntunan ibadah bagi umat Muslim dalam menghadapi wabah corona/Covid-19.

Adapun surat maklumat yang dimaksud bernomor 02/MLM/I.0/H/2020 tentang wabah covid-19 dan surat bernomor 03/I.0/B/2020 tentang penyelenggaraan salat Jumat dan fardhu berjamaah saat Covid-19 melanda.

Dilansir dari republika.co.id, Sabtu (28/03) dalam rangka melaksanakan hal itu, Muhammadiyah menetapkan sejumlah keputusan yang diambil dengan berpedoman kepada nilai-nilai dasar ajaran Islam dan beberapa prinsip yang diturunkan dari sana.

Dengan mempertimbangkan dalil-dalil dari Alquran dan hadis yang dipahami sesuai dengan manhaj tarjih serta data-data ilmiah dari para ahli yang menunjukkan bahwa kondisi ini telah sampai pada status darurat, rapat bersama di lingkup Muhammadiyah menetapkan beberapa keputusan sebagai berikut.

Apabila kondisi mewabahnya Covid-19 hingga bulan Ramadan dan Syawal mendatang tidak mengalami penurunan, terdapat beberapa tuntunan berikut yang perlu diperhatikan.

Baca juga :  Hukum Menikah Beda Agama dalam Islam

a. Salat Tarawih dilakukan di rumah masing-masing. Takmir tidak perlu mengadakan shalat berjamaah di masjid, mushala, dan sejenisnya, termasuk kegiatan Ramadhan yang lain seperti ceramah-ceramah, tadarus berjamaah, iktikaf, dan kegiatan berjamaah lainnya.

b. Puasa Ramadan tetap dilakukan kecuali bagi orang yang sakit dan yang kondisi kekebalan tubuhnya tidak baik. Orang tersebut wajib menggantinya sesuai dengan tuntunan syariat.

c. Untuk menjaga kekebalan tubuh, puasa Ramadhan dapat ditinggalkan oleh tenaga kesehatan yang sedang bertugas. Tenaga kesehatan dapat menggantinya sesuai dengan tuntunan syariat.

d. Salat Idul Fitri adalah sunah muakadah dan merupakan syiar agama yang amat penting. Namun, apabila pada awal Syawal 1441 H mendatang tersebarnya Covid-19 belum mereda, salat Idul Fitri dan seluruh rangkaiannya (mudik, pawai takbir, halal bihalal, dan lain sebagainya) tidak perlu diselenggarakan.

Namun, apabila berdasarkan ketentuan pihak berwenang bahwa Covid-19 sudah mereda dan dapat dilakukan konsentrasi banyak orang, salat Idul Fitri dan rangkaiannya dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan petunjuk dan ketentuan yang dikeluarkan pihak berwenang mengenai hal itu. Adapun kumandang takbir Idul Fitri dapat dilakukan di rumah masing-masing selama darurat Covid-19.

Baca juga :  Hukum Menikah Beda Agama dalam Islam

Memperbanyak zakat, infak, dan sedekah, serta memaksimalkan penyalurannya untuk pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19.

Menggalakkan sikap berbuat baik (ihsan) dan saling menolong (taawun) di antara masyarakat, terutama kepada kelompok rentan, misalnya berbagi masker, hand sanitizer, atau mencukupi kebutuhan pokok dari keluarga yang terdampak secara langsung, serta tidak melakukan panic buying (pembelian barang karena panik/penimbunan barang berdasarkan rasa takut).(Rep)

Editor: Aprianoor

CATATAN REDAKSI: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Siapakah Muslim yang Boleh tidak Berpuasa Ramadan?
apahabar.com

Hikmah

Langkah Menuju Tobat yang Mengantarkan Pembunuh ke Surga
apahabar.com

Ceramah

Masih Terngiang, Pesan Guru Zuhdi Soal Hakikat Lebaran Idul Fitri
apahabar.com

Religi

Dakwah Melalui Institusi Negara Kerajaan Banjar
Imbau Malam Nisyfu Sya’ban di Rumah, MUI Kalsel Beberkan Amalannya

Habar

Imbau Malam Nisyfu Sya’ban di Rumah, MUI Kalsel Beberkan Amalannya
apahabar.com

Habar

Pemerintah Arab Saudi Beri Tambahan Kuota Haji untuk Indonesia, Kalsel Dapat Berapa?

Habar

Wakil Bupati dan Pejabat Pemkab Tanbu Shalat Idul Adha di Masjid Agung Nurussalam
apahabar.com

Habar

Penyelenggaraan Haji Belum Diputuskan, Kemenag: Detil Skenario Masih Dikaji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com