Satu Truk Ambles, Waspada Jalan Lingkar Timur Balangan Berlumpur dan Berlubang ‘Kado’ Harjad Ke-495 Banjarmasin, Lonjakan Covid-19 hingga PPKM Berjilid-Jilid Fakta Terbaru Rombongan Moge di Jembatan Sungai Alalak, Ternyata Diduga Dikawal Polisi Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri

- Apahabar.com     Rabu, 11 Maret 2020 - 06:00 WITA

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri

Suasana Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.. PT Pelindo II mulai menerapkan pelayanan aplikasi MOS sehingga berhasil menekan biaya dan waktu operasional menjadi lebih cepat hemat dan mudah. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Melalui UU nomor 17 tahun 2008 pemerintah membuka peluang bagi swasta untuk mengembangkan pelabuhan di Indonesia. Dengan aturan ini membawa iklim kompetisi yang baik bagi industri pelabuhan di Tanah Air.

“Bagi kami setelah UU No.17 tahun 2008 tentang pelayaran, dimana dibuka Pelabuhan Umum Milik Swasta di luar Pelindo, saya pikir sesuatu yg harus dijalani,” ujar General Manager Indonesia Port Corporation(IPC) Tanjung Priok, Suparjo Kasnadi.

“Ada sisi positifnya buat kami di Pelindo, dengan adanya persaingan kami jadi menata diri sehingga bisa memberikan kualitas layanan yg lebih baik,” imbuhnya.

Suparjo juga menjelaskan dari sisi swasta, dengan adanya pelabuhan umum selain Pelindo, mereka punya pilihan mana layanan yang dianggap baik bagi pengguna jasa pelayaran.

Kemudian dari sisi tarif, akan muncul pembanding walaupun tarif pelabuhan ditentukan oleh pemerintah, namun akhirnya bukan hanya bicara tarif saja.

“Kinerja juga menjadi alat ukur. Boleh saja tarif sama tetapi kinerjanya gimana? Misalnya muncul pelabuhan baru yang lebih modern dengan peralatan generasi sekarang, kapal kontainer ukuran besar bisa masuk, draft dalam, itu membuktikan bahwa kinerja pelayanan saat terukur dan sangat cepat,” bebernya.

 Dengan banyaknya Pelabuhan Swasta saat ini, Suparjo mengungkapkan pihaknya juga turut menata diri sebagai upaya memenuhi tren pengguna jasa.

“Begitu UU keluar kami harus perbaiki infrastruktur, SDM dan kualitas layanan. Ini alat ukur kinerja para pengguna jasa,” pungkasnya. (lip6)

Baca Juga: Rupiah Menguat, Terdongkrak Kebijakan The Fed Turunkan Suku Bunga

Baca Juga: Menkeu: Keputusan MA Pengaruhi Keberlanjutan BPJS Kesehatan

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Menguat Seiring Membaiknya Kondisi Donald Trump
apahabar.com

Ekbis

Corona Menggila, Rupiah Malah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Sore Ini, IHSG Ditutup di Level 5.176
Ayam Keprabon Express

Ekbis

Dalam 5 Tahun Buat 60 Cabang, Begini Rahasia Bisnis Ayam Keprabon Express
apahabar.com

Ekbis

Vaksin Pfizer Diprediksi Pengaruhi Gerak IHSG
apahabar.com

Ekbis

Hiswana Kalsel: Perusda Penyalur Elpiji Bukan Solusi
Banjarmasin

Ekbis

Terapkan ISO 37001, bank bjb Gaungkan Komitmen Anti-Suap
apahabar.com

Ekbis

Bagasi Berbayar Pengaruhi Sektor Pariwisata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com