Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 06:00 WIB

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri

Suasana Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.. PT Pelindo II mulai menerapkan pelayanan aplikasi MOS sehingga berhasil menekan biaya dan waktu operasional menjadi lebih cepat hemat dan mudah. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Melalui UU nomor 17 tahun 2008 pemerintah membuka peluang bagi swasta untuk mengembangkan pelabuhan di Indonesia. Dengan aturan ini membawa iklim kompetisi yang baik bagi industri pelabuhan di Tanah Air.

“Bagi kami setelah UU No.17 tahun 2008 tentang pelayaran, dimana dibuka Pelabuhan Umum Milik Swasta di luar Pelindo, saya pikir sesuatu yg harus dijalani,” ujar General Manager Indonesia Port Corporation(IPC) Tanjung Priok, Suparjo Kasnadi.

“Ada sisi positifnya buat kami di Pelindo, dengan adanya persaingan kami jadi menata diri sehingga bisa memberikan kualitas layanan yg lebih baik,” imbuhnya.

Suparjo juga menjelaskan dari sisi swasta, dengan adanya pelabuhan umum selain Pelindo, mereka punya pilihan mana layanan yang dianggap baik bagi pengguna jasa pelayaran.

Kemudian dari sisi tarif, akan muncul pembanding walaupun tarif pelabuhan ditentukan oleh pemerintah, namun akhirnya bukan hanya bicara tarif saja.

“Kinerja juga menjadi alat ukur. Boleh saja tarif sama tetapi kinerjanya gimana? Misalnya muncul pelabuhan baru yang lebih modern dengan peralatan generasi sekarang, kapal kontainer ukuran besar bisa masuk, draft dalam, itu membuktikan bahwa kinerja pelayanan saat terukur dan sangat cepat,” bebernya.

 Dengan banyaknya Pelabuhan Swasta saat ini, Suparjo mengungkapkan pihaknya juga turut menata diri sebagai upaya memenuhi tren pengguna jasa.

“Begitu UU keluar kami harus perbaiki infrastruktur, SDM dan kualitas layanan. Ini alat ukur kinerja para pengguna jasa,” pungkasnya. (lip6)

Baca Juga: Rupiah Menguat, Terdongkrak Kebijakan The Fed Turunkan Suku Bunga

Baca Juga: Menkeu: Keputusan MA Pengaruhi Keberlanjutan BPJS Kesehatan

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Anggota DPR Minta Minyak Goreng Wajib Kemasan Tak Membebani Rakyat
apahabar.com

Ekbis

Saat Bandara Internasional Syamsudin Noor Baru Menanti Dioperasikan
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang 2019, Arus Peti Kemas di Trisakti Banjarmasin Capai 11 Persen
apahabar.com

Ekbis

Operasional BRT, Pengamat: Pacu Ekonomi Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Jelang Nataru 2020, Okupansi Hotel Berbintang di Banjarmasin Meningkat!
apahabar.com

Ekbis

Tiga Program BI Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
apahabar.com

Ekbis

Berjuang di Tengah Covid-19, Biduan Banjarmasin Ini Jualan Makanan Online
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Terkoreksi Dipicu Kekhawatiran Gelombang II Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com