Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Bertambah, ODP di Kalsel Datang dari Daerah Terjangkit

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 15:11 WIB

Bertambah, ODP di Kalsel Datang dari Daerah Terjangkit

Jumlah warga dalam pengawasan (ODP) Corona (Covid-19) di Kalimantan Selatan bertambah lagi. Jika kemarin masih 123 ODP, Sabtu (21/3) ini sudah menjadi 285 ODP. Foto-Dinkes Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN – Pergerakan masyarakat dari luar daerah menuju Kalimantan Selatan terus bertambah.

Hal itu yang kemudian memicu penambahan daftar orang dalam pengawasan (OPD) Covid-19 di Banua — sebutan Kalsel.

Per 21 Maret, Gugus Tugas Penanganan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 menetapkan 285 sebagai OPD.

Jumlah itu meningkat signifikan. Dibanding Jumat kemarin yang hanya 123 ODP saja. Penambahan terbesar disumbang oleh Barito Kuala dengan 57 OPD.

Praktis dari hanya 9 daerah kini bertambah menjadi 11 kabupaten/kota masuk dalam pengawasan Virus SARS -Cov-2 itu.

“Penambahan itu karena ada orang yang datang dari wilayah yang ada warganya positif terjangkit Corona, otomatis menjadi orang dalam pemantauan dalam 14 hari,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Kalsel, Wahyuddin saat dihubungi apahabar.com, Sabtu (21/3) siang.

Apabila dalam 14 hari tersebut tidak ditemukan gejala atau baik baik saja, maka nama ODP tersebut akan dihapus dari daftar.

“Jika tidak ada apa apa nanti dikurangi atau namanya dicoret dari ODP, seperti itu,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kalsel itu.

Ujud, sapaan akrabnya, meminta masyarakat tak kuatir dengan peningkatan OPD ini. Karena hingga saat ini belum ada ODP yang beralih status ke pasien dalam pengawasan (PDP).

“Sebenarnya tidak terlalu berpengaruh, Kami hanya meningkatkan kewaspadaan aja jadi kita pantau, itu upaya pencegahan karena mereka melewati daerah-daerah yang dinyatakan ada positif warganya terjangkit,” terang Ujud, sapaan akrabnya.

Maka, lanjut Ujud, menurut SOP atau protokol yang berlaku Gugus Tugas harus memantau orang-orang tersebut.

“Dan mereka (ODP) karantina secara mandiri saja di rumah, saat ini dari ODP ke PDP belum ada, masih aman. Pergerakan masih di jumlah ODP,” pungkasnya.

Adapun beberapa kabupaten/kota yang mengalami peningkatan ialah Banjarmasin.

Dari sebelumnya 10 ODP menjadi 45 ODP, Tanah Bumbu sebelumnya 5 ODP menjadi 28 ODP.

Dan dua kabupaten/kota yang baru masuk, Barito Kuala 57 ODP dan HST 47 ODP.

Adapun total ODP saat ini berjumlah 285 orang. Dengan rincian sebagai berikut:

BANJARMASIN – 45
BARITO KUALA – 57
TABALONG – 11
TANAH LAUT – 1
KOTABARU – 5
TANAH BUMBU – 28
HULU SUNGAI SELATAN (HSS) – 49
HULU SUNGAI TENGAH (HST) – 47
HULU SUNGAI UTARA (HSU) –
BALANGAN –
BANJAR – 6
KOTA BANJARBARU – 34
TAPIN – 2

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Calon Jemaah Haji Kota Banjarmasin Gagal Berangkat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Tegur Keras Pengunjung dan Pedagang Pasar Kindai Limpuar yang Tak Pakai Masker
BNKK

Kalsel

Sepanjang 2020, BNKK Batola Rekrut Ratusan Penggiat Anti Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Minta Bupati dan Wali Kota Turun Langsung Atasi Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Tergugah, Tim Info Banjarmasin Santuni Nenek Sebatang Kara di Pemurus
Covid-19 di Banjarmasin

Kalsel

Usai Libur Panjang, Konfirmasi Positif Covid-19 di Banjarmasin Dekati 4.000 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan di 9 Wilayah Kalsel Hari Ini
Banua Lawas

Kalsel

SMPN 1 Banua Lawas Punya Kolam Ikan Warna Warni di Atas Jembatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com