Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Bulog Jamin Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 13:33 WIB

Bulog Jamin Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Dirut Perum Bulog, Budi Waseso bersama Kepala Divre Bulog Jawa Barat, Benhur Ngkaimi meninjau Gudang Bulog di Jalan Gedebage, Kota Bandung, Selasa (03/03). Foto-Antara/Bagus Ahmad Rizaldi

apahabar.com, BANDUNG – Pemerintah melalui Perum Bulog menjamin stok beras tetap aman seiring adanya panik borong belanja di tengah-tengah masyarakat menyusul kabar dua warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif virus Corona.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan masyarakat tidak perlu menimbun beras dan bahan pokok lainnya. Karena, Bulog bersama BUMN lainnya yang bergerak di bidang pangan sudah siap mengantisipasi apabila ada kelangkaan.

“Walaupun kita sudah diumumkan oleh Menkes ada kasus Corona, tapi tidak usah panik dan tidak usah khawatir soal bahan makanan kita, tidak usah terus kita menimbun, tidak ada gunanya ya, sekarang juga Bulog sudah mengantisipasi itu bersama BUMN pangan,” kata Budi Waseso di Gudang Bulog Gedebage, Kota Bandung, seperti dilansir Antara, Selasa (03/03).

Selain itu, menurutnya Bulog terus menjamin stok beras karena akan menyerap kembali hasil panen dalam waktu dekat. Dia mengatakan pada bulan April mendatang, sejumlah wilayah Indonesia akan produksi panen beras.

Menurut dia saat April nanti, Bulog akan menyerap sekitar 1,7 juta ton Beras. Sehingga apabila dalam dua bulan ke belakang ini Bulog dapat menghabiskan sekitar 500 ribu ton beras,.

“Sekarang 1,7 juta ton ya berarti kalau dua bulan ke belakang ini kita bisa menghabiskan 500 ribu ton laku, sisa kita tinggal 1,2 juta ton. Maka kita akan menyerap 1,7 juta ya berarti sudah hampir 3 juta ton,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Divre Bulog Jawa Barat Benhur Ngkaimi mengatakan saat ini Bulog Jawa Barat memiliki stok beras sebanyak 216.000 ton.

Menurut dia, angka tersebut akan menjamin stok beras tetap aman hingga tahun depan. Karena, kata dia, kebutuhan beras di Jawa Barat dalam satu tahun hanya sekitar 100.000 ton.

“Sehingga kalau 216 ribu ton, artinya CBP (Cadangan Beras Pemerintah) masih lebih untuk tahun 2020,” kata Benhur.(Ant)

Baca Juga: Bulog dan PWI Bagikan Paket Sembako di Hari Pers Nasional 2020

Baca Juga: Dirut Bulog Paparkan Keunggulan Beras Anti Stunting di Hari Pers Nasional 2020

Baca Juga: Perangi Giji Buruk, Bulog Kampanyekan Beras Bervitamin

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

17 April, Telkomsel Pastikan Jaringan Telekomunikasi Aman
apahabar.com

Ekbis

Apple Tembus Nilai Pasar 2 Triliun Dolar AS
Siaga Covid 19, Pertamina Amankan Stok BBM

Ekbis

Siaga Covid 19, Pertamina Amankan Stok BBM
apahabar.com

Ekbis

UMKM Diajak Segera Daftar Sertifikasi Halal
apahabar.com

Ekbis

Arus Peti Kemas Turun, Pelindo III Banjarmasin Bantah Imbas Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Pengiriman Barang Jalur Laut Jelang Ramadhan Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Ketua Umum Hipmi Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Berjalan Cepat
apahabar.com

Ekbis

Faktor Alam dan Tingginya Operasional Rumah Sakit Menjadi Pemicu Inflasi di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com