ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Habar

Minggu, 8 Maret 2020 - 05:30 WIB

Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng

Redaksi - apahabar.com

Suasana lengang di Masjidil Haram pascapenghentian umrah oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Makkah, Kamis (05/03). Foto-Istimewa

Suasana lengang di Masjidil Haram pascapenghentian umrah oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Makkah, Kamis (05/03). Foto-Istimewa

apahabar.com, MAKAH – Mukimin Indonesia yang tinggal di Aziziyah Makah, Teuku Fakhri mengatakan selepas salat Jumat kemarin, kawasan Masjidil Haram sempat ditutup untuk pengunjung yang akan beribadah ke sana. Saat itu pengurus Masjidil Haram tampaknya ingin mensterilkan area di sana dari paparan virus Corona.

‘’Masjidil Haram sehabis salat Jumat hingga Subuh tadi sempat ditutup untuk dibersihkan dan disterilkan dari paparan virus Corona. Namun, setelah Subuh sudah dibuka seperti lagi seperti biasa,’’ kata Fakhri di Makah, dikutip apahabar.com dari ihram.republika.co.id, Sabtu (7/3).

Namun setelah disterilkan, lanjutntya, kini ada sedikit perubahan di area sekitar Kakbah dan Hijir Ismanil. Kawasan itu sekarang ditutup atau dipagari dengan seng. Akibatnya, jamaah yang tawaf di mataf tak bisa memyentuh Hijir Ismail dan dinding Ka’bah.

Baca juga :  Cek Fakta, Majelis Asuhan Guru Syaifuddin Zuhri Dikabarkan Kembali Aktif

‘’Juga tak ada lagi yang mencium hajar aswad. Ini karena di situ juga ditutup seng,’’ katanya.

Menurutnya, memang jamaah peziarah umrah asing masih terlihat di kawasan Masjidil Haram. Tapi jumlah jamaah Indonesia sudah semakin berkurang. Jamaah asing lain yang pun sedikit meski masih juga ada. Mereka adalah jamaah umrah asal India, Pakistan, Bangladesh, Mesir, Turki, dan sebagian dari negara di kawasan di Afrika.

Mengenai suasana kota Makkah sampai hari ini, Fakhri mengatakan kini mulai berangsung pulih setelah dua hari lalu sempat terlihat sepi. Warga Makkah kini mulai ramai ke luar rumah dan kini sudah dibolehkan melakukan kegiatan tempat terbuka secara lebih leluasa.

Baca juga :  Kalsel Kembali Berduka, Ulama Sepuh Ini Tutup Usia

‘’Namun sampai sejauh ini belum stetmen apapun dari pihak gubernur Makkah. Dan khusus kalau semalam ada penutupan Masjidil Haram itu berlaku untuk semua. Jadi tak hanya warga untuk asing, tapi jamaah bagi seluruh jamaah umrah tanpa kecuali. Syukur sekarang situasinya sudah pulih,’’ ujarnya.(Rep)

Baca Juga: Khotbah Jumat Masjid Nabawi Sampaikan Kebersihan Cegah Corona

Baca Juga: Cegah Corona, Masyarakat Banjarmasin Buru Temulawak Cs

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

7 Negara dengan Tradisi Unik di Ramadan
apahabar.com

Habar

Sebelum Pulang, Jemaah Haji Tapin Selamatan
apahabar.com

Habar

Atlet Dunia Jadi Mualaf, Salah Satunya ‘Ratu Wushu’ Tanah Air
apahabar.com

Habar

Pengurus PCNU Banjar Kembali Diisi Habaib dan Ulama, Sepupu Abah Guru Masih di Puncak Pimpinan
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Tingkatkan Pengamanan di 10 hari Terakhir Ramadan
apahabar.com

Habar

Pasca Haul Guru Sekumpul, Begini Kabar Terbaru Pejalan Kaki dari Palangkaraya
apahabar.com

Habar

UEA Tak Lagi Sediakan Iftar di Masjid
apahabar.com

Habar

Viral, Pasangan Ini Menikah dengan Mahar Rp10 Ribu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com