Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 05:30 WIB

Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng

Suasana lengang di Masjidil Haram pascapenghentian umrah oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Makkah, Kamis (05/03). Foto-Istimewa

apahabar.com, MAKAH – Mukimin Indonesia yang tinggal di Aziziyah Makah, Teuku Fakhri mengatakan selepas salat Jumat kemarin, kawasan Masjidil Haram sempat ditutup untuk pengunjung yang akan beribadah ke sana. Saat itu pengurus Masjidil Haram tampaknya ingin mensterilkan area di sana dari paparan virus Corona.

‘’Masjidil Haram sehabis salat Jumat hingga Subuh tadi sempat ditutup untuk dibersihkan dan disterilkan dari paparan virus Corona. Namun, setelah Subuh sudah dibuka seperti lagi seperti biasa,’’ kata Fakhri di Makah, dikutip apahabar.com dari ihram.republika.co.id, Sabtu (7/3).

Namun setelah disterilkan, lanjutntya, kini ada sedikit perubahan di area sekitar Kakbah dan Hijir Ismanil. Kawasan itu sekarang ditutup atau dipagari dengan seng. Akibatnya, jamaah yang tawaf di mataf tak bisa memyentuh Hijir Ismail dan dinding Ka’bah.

‘’Juga tak ada lagi yang mencium hajar aswad. Ini karena di situ juga ditutup seng,’’ katanya.

Menurutnya, memang jamaah peziarah umrah asing masih terlihat di kawasan Masjidil Haram. Tapi jumlah jamaah Indonesia sudah semakin berkurang. Jamaah asing lain yang pun sedikit meski masih juga ada. Mereka adalah jamaah umrah asal India, Pakistan, Bangladesh, Mesir, Turki, dan sebagian dari negara di kawasan di Afrika.

Mengenai suasana kota Makkah sampai hari ini, Fakhri mengatakan kini mulai berangsung pulih setelah dua hari lalu sempat terlihat sepi. Warga Makkah kini mulai ramai ke luar rumah dan kini sudah dibolehkan melakukan kegiatan tempat terbuka secara lebih leluasa.

‘’Namun sampai sejauh ini belum stetmen apapun dari pihak gubernur Makkah. Dan khusus kalau semalam ada penutupan Masjidil Haram itu berlaku untuk semua. Jadi tak hanya warga untuk asing, tapi jamaah bagi seluruh jamaah umrah tanpa kecuali. Syukur sekarang situasinya sudah pulih,’’ ujarnya.(Rep)

Baca Juga: Khotbah Jumat Masjid Nabawi Sampaikan Kebersihan Cegah Corona

Baca Juga: Cegah Corona, Masyarakat Banjarmasin Buru Temulawak Cs

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

DMI: Masjid di Indonesia Tidak Terganggu Saudi Setop Bantuan
apahabar.com

Habar

Pasca Aksi Brutal, Umat Kristen New Zealand Jaga Mesjid Ketika Muslim Shalat
apahabar.com

Habar

Update Haul Guru Sekumpul ke 15:Relawan Posko Induk Sibuk Pasang Rambu Penunjuk Arah
apahabar.com

Habar

DLH akan Turunkan Mobil Road Sweeper di Haul Sekumpul ke-14
Munas ke-10 MUI

Habar

KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Bersihkan Drainase
apahabar.com

Habar

Puncak Haul Guru Sekumpul Ditetapkan 1 Maret 2020
apahabar.com

Habar

Haul Habib Basirih ke-72, Habib Abu Bakar Mauladdawilah Ingatkan Wanita
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com