ga('send', 'pageview');
Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru Respons Epidemiolog, Kalsel Tembus 4 Ribu Kasus Covid-19 Kreatif di Tengah Pandemi, Yuk Intip Produk Andalan Srikandi Kotabaru




Home Habar Religi

Selasa, 24 Maret 2020 - 11:10 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Karpet Masjidil Haram dan Nabawi Digulung

Redaksi - Apahabar.com

Karpet di Masjidil Haram digulung untuk mencegah penyebaran Corona. Foto-net

Karpet di Masjidil Haram digulung untuk mencegah penyebaran Corona. Foto-net

apahabar.com, MAKKAH – Mencegah penyebaran virus corona di Masjidil Haram dan Nabawi, Pihak Kerajaan Arab Saudi melakukan penggulungan karpet salat di dua masjid besar tersebut.
Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan arahan Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci.

Kepresidenan mengatakan karpet telah dihapus sebagai bagian dari upaya Kerajaan Saudi untuk mencegah infeksi oleh coronavirus novel (COVID-19). Tujuannya untuk memastikan keselamatan para jemaah yang berkunjung kedua masjid suci tersebut. seperti dilansir apahabar.com dari Republika, Selasa (24/3).

Sheikh Al-Sudais juga meninjau langkah-langkah yang diambil oleh kepresidenan untuk memerangi virus tersebut. Sebelumnya, pada hari Jumat (20 Maret), pihak berwenang menangguhkan masuk meski hanya berada di halaman luar dari dua masjid suci ini.

Baca juga :  Kisah Sumur Zamzam yang Tak Pernah Kering Sepanjang Zaman

“Kepresidenan dan badan-badan keamanan dan kesehatan memutuskan untuk menghentikan kehadiran orang-orang dan salat di halaman luar Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah mulai Jumat (20 Maret). Tindakan ini sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan pencegahan. mengandung penyebaran virus corona, ” kata juru bicara Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, berdasarkan pernyataan di Twitter.

Sementara itu, tenaga kerja untuk sanitasi Masjidil Haram di Mekah kini telah meningkat menjadi 450 dari 330 per hari. Laporan sebelumnya mengatakan tim sanitasi yang beranggotakan 330 orang ini terlibat dalam pembersihan, sanitasi, dan pembersihkan Mataf, dan bagian lain dari Masjidil Haram.

Baca juga :  MUI Keluarkan Fatwa Salat Ied dan Teknis Praktik Kurban

Pihak Administrasi Sterilisasi dan Karpet dari Kepresidenan yang mengurusi dua masjid itu menyatakan akan dengan cermat terus membersihkan ‘Masjid Agung’ ini setiap hari. Tindakan ini dilakukan dengan menggunakan pembersih yang ramah lingkungan untuk memastikan bahwa lingkungan dan manusia tidak akan terpengaruh.

Proses pembersihan dan sanitasi juga memastikan keamanan jemaah dan pengunjung kedua masjid ini untuk memberantas semua virus dan mikroba yang terjebak di lantai. Selain itu juga terus membersihkan dan menterilkan semua fasilitas dan peralatan yang digunakan di ‘Masjid Agung’ tersebut.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Ceramah di UIN Antasari, Ustadz Khairullah Zain Makin Diminati Kalangan Akademis
apahabar.com

Habar

Jemaah Salat Id di Masjid Jami Membeludak hingga Jalan Raya
apahabar.com

Habar

Perantau, Dimana Mestinya Mengeluarkan Zakat Fitrah?
apahabar.com

Hikmah

Begini Tanggapan Sayidina Umar RA Ketika Ditanya Penyebab Hancurnya Suatu Daerah
apahabar.com

Habar

Soal Pembakaran Alquran, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Norwegia
apahabar.com

Habar

KPU dan Bawaslu Banjar Sepakat, Haul Sekumpul Steril dari “Politik”
apahabar.com

Habar

Polisi Bagikan Nasi Gratis untuk Jemaah Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51
apahabar.com

Habar

Ratusan Jemaah Sambut Habib Merah di Lumajang, Jenazah Dimakamkan Ba’da Jumat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com