Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Cegah Penyebaran Covid-19, PT Tatalogam Kembangkan Baja Ringan Antivirus

- Apahabar.com Senin, 30 Maret 2020 - 14:55 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, PT Tatalogam Kembangkan Baja Ringan Antivirus

Cegah penyebaran COVID-19, baja ringan antivirus dikembangkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Produsen baja ringan PT Tatalogam Lestari memproduksi baja ringan antivirus yang mampu meredam perkembangbiakan virus yang menempel pada logam, sebagai upaya mencegah dan meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Vice Presiden PT Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi, mengatakan pihaknya mengembangkan inovasi baja ringan antivirus sejak sebulan terakhir terinspirasi dari inovasi serupa yang pernah diterapkan saat Hong Kong dan China saat dilanda wabah SARS pada 2002-2004.

“Dari hasil uji laboratorium diketahui, baja ringan antivirus ini terbukti dapat menangkal berbagai macam virus dan bakteri berbahaya termasuk Covid-19 yang saat ini tengah mewabah,” katanya di Jakarta, Senin (30/03).

Ia mengatakan, baja ringan anti-virus yang diproduksi, menggunakan cairan anti-virus khusus yang dapat menutup pori-pori baja sehingga virus tidak dapat berkembang biak di permukaannya.

“Covid-19 bisa hidup pada permukaan logam hingga 72 jam bahkan bisa lebih. Ini karena celah pori-pori benda tersebut jadi tempat hinggap bakteri dan virus. Virus membelah diri dan bisa bertahan lama. Kami berinovasi setiap tahun dan kali ini kami mengembangkan satu produk baja ringan anti-virus yaitu Nexalume Antivirus dan Sakura Truss Avico,” kata Stephanus.

​​​​Nexalume Anti Virus merupakan bahan baku baja ringan yang sudah dilapisi cairan anti-virus dan di-“coating” 3 kali dengan “nano-coating”.

Bahan baku ini nanti bisa digunakan dalam berbagai keperluan seperti meja peralatan medis di rumah sakit, dan bahkan transportasi umum yang rawan dihinggapi dan menjadi tempat berkembang biak virus pembawa penyakit.

Sementara itu Sakura Truss Avico merupakan rangka atap baja ringan yang sudah dilapisi cairan anti-virus.

Rangka atap baja ringan anti-virus ini diharapkan juga dapat melindungi masyarakat dari bakteri dan virus yang ditularkan dari binatang yang hidup di atap rumah seperti tikus.

“Produk ini memang untuk membuat permukaan baja ini jauh lebih aman digunakan. Jadi bisa mengurangi inhabitan rate atau tempat virus berkembang sampai 99,91 persen. Jika virus menempel bukan dia mati tapi media tersebut oleh teknologi dari nexalum anti-virus ini bisa membuat virus ini jadi tidak bisa berkembang biak. Otomotis ini punya satu anti microbrial di permukaan tersebut,” kata Stephanus .

Semula pihaknya hanya bisa mampu memproduksi baja ringan tersebut dengan kuantitas terbatas, tapi dengan aplikasi di mesin pelapisan (CGL) akhirnya, bisa diproduksi lebih cepat dan lebih banyak.

“Jadi satu bulan kapasitasnya 18 ribu ton. Dan ini kami harap bisa digunakan di mana-mana,” kata Stephanus.

Lapisan anti virus pada baja ringan ini bisa bertahan antara 5-10 tahun tergantung keadaan lingkungan.

Di kondisi ekstrem, lapisan bisa bertahan 5 tahun dan tidak membutuhkan perawatan lain. Karena itu produk ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada berbagai benda seperti meja rumah sakit, transportasi umum, perkantoran, rumah pribadi, bahkan hingga benda-benda lain yang rawan dihinggapi virus seperti gagang pintu.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Ekbis

Seiring Debat Calon Presiden AS, IHSG Akhir Pekan Bergerak Menguat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Makin Anjlok Terpapar Virus, Dekati Level Rp 16.000 per Dolar
apahabar.com

Ekbis

Penjual Sate Keluhkan Harga Ayam Naik
apahabar.com

Ekbis

Harga Jagung di Barito Utara Naik, Petani Gembira
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini
Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Ekbis

Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Berikan Penawaran Khusus, Gerai Berlian Frank & co Langsung Diserbu Emak-emak
apahabar.com

Ekbis

Kabar Penemuan Vaksin Covid-19 Dorong Penguatan Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com