Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan

China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

- Apahabar.com Senin, 30 Maret 2020 - 07:00 WIB

China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Ilustrasi kereta api di Hubei, China kembali beroperasi mulai Rabu (25/3). China menghadapi gelombang kedua Covid-19 ketika kasus impor semakin meningkat. Foto-EPA

apahabar.com, WUHAN – China menghadapi gelombang kedua penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19, ketika kasus impor semakin meningkat.

Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional (NHC) Mi Feng mengatakan transmisi Covid-19 secara domestik dapat dihentikan namun kedatangan warga China dari luar negeri telah menyebabkan persoalan baru.

“Kemungkinan jumlah infeksi baru masih relatif besar,” ujar Mi dikutip dari republika.co.id.

Wuhan yang menjadi pusat penyebaran Covid-19 mencatat 693 kasus impor. Juru bicara pemerintah Beijing Xu Hejian mengatakan Beijing menanggung beban risiko terbesar dari kasus impor.

“Belum saatnya kita bersantai. Ini bukan saatnya kita bisa mengatakan semua berjalan dengan baik,” ujar Xu.

Dalam tujuh hari terakhir, China melaporkan 313 kasus Covid-19 yang dibawa dari luar negeri. Sementara itu, ada 45 kasus impor baru yang dilaporkan pada Sabtu lalu. Jumlah tersebut menurun dari 54 kasus beru pada hari sebelumnya.

Maskapai penerbangan telah diperintahkan untuk memangkas jadwal penerbangan internasional mulai Minggu (29/03). Pemerintah telah melakukan pembatasan warga asing yang memasuki China sejak Sabtu.

Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019 dan telah menyebar ke seluruh dunia. Virus ini telah menyebabkan 3.300 orang meninggal di China daratan dan kasus yang dikonfirmasi mencapai 81.439. China kemudian melakukan lockdown selama berminggu-minggu untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Kini, jumlah kasus Covid-19 di China terutama di Wuhan dan Hubei mulai menurun. Secara bertahap Wuhan mulai membuka kembali jalur lalu lintas dan operasional transportasi umum. Selain itu, daerah perbatasan juga mulai dibuka.

Semua bandara di Hubei melanjutkan beberapa penerbangan domestik kecuali dari Wuhan yang akan dibuka pada 8 April. Namun penerbangan dari Hubei ke Beijing tetap ditangguhkan.

Pemerintah Hubei dalam akun resmi WeChat menyatakan pusat perbelanjaan Han Street akan diizinkan untuk beroperasi pada Senin esok. “Sekarang kondisinya jauh lebih baik,” ujar seorang pria dengan nama keluarga Hu.(Rep/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nirina Zubir

Nasional

Aktris Nirina Zubir Masih Positif Covid-19, Sang Suami Kirim Pesan Mengharukan
Habib

Nasional

Habib Rizieq Jadi Imam Salat Berjamaah di Polda Metro Jaya
apahabar.com

Nasional

Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Capai 13.197 Orang, Terbanyak Panti Jompo
apahabar.com

Nasional

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra
apahabar.com

Nasional

Bandingkan dengan Orde Baru, Mahfud MD Nilai Pemilu Sekarang Lebih Baik    
apahabar.com

Nasional

HUT Ke-75, Kapolri Beri Kejutan Panglima TNI
apahabar.com

Nasional

Kapolda Maluku Bantu Korban Busung Lapar
apahabar.com

Nasional

Dikritik Presiden, Legislator Kalsel di Senayan Dorong Akses Jalan Syamsudin Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com