Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

China Selesai Uji Favipiravir, Obat Virus Corona

- Apahabar.com     Kamis, 19 Maret 2020 - 17:27 WITA

China Selesai Uji Favipiravir, Obat Virus Corona

Ilustrasi Favipiravir, yang diuji secara klinis untuk obat virus corona. Foto-tribunews.com

apahabar.com, BEIJING – Melalui sebuah penelitian klinis terhadap Favipiravir, China merekomendasikannya sebagai obat virus corona atau COVID-19.

Favipiravir merupakan obat influenza yang diizinkan untuk digunakan secara klinis di Jepang pada 2014.

Hasilnya menurut Zhang Xinmin, Direktur Pusat Nasional untuk Pengembangan Bioteknologi China di bawah Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi itu, Favipiravir tidak menunjukkan reaksi merugikan dalam uji klinis.

“Obat ini memiliki tingkat keamanan yang terbukti tinggi dan jelas efektif untuk digunakan (melawan virus corona),” kata Zhang seperti dilaporkan The Guardian dikutip apahabar.com dari kompas.com, Kamis (19/3).

Dalam uji klinis di Rumah Sakit Rakyat Ketiga di Shenzhen, Guangdong, China Selatan, lebih dari 80 pasien COVID-19 ikut berpartisipasi.

Termasuk pula 35 pasien menerima pengobatan Favipiravir dan 45 pasien dalam kelompok kontrol.

Hasil menunjukkan, pasien yang menerima pengobatan Favipiravir menjadi negatif COVID-19 dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan pasien dalam kelompok kontrol. Demikian Xinhua melaporkan, Rabu (18/3), waktu setempat.

Sebuah studi klinis acak multipusat yang dipimpin Rumah Sakit Zhongnan di Universitas Wuhan juga menunjukkan efek terapeutik Favipiravir jauh lebih baik daripada kelompok kontrol.

“Favipiravir telah direkomendasikan kepada tim perawatan medis, serta harus disertakan dalam diagnosis dan rencana perawatan untuk Virus Corona COVID-19 secepatnya,” kata Zhang.

Administrasi Produk Medis Nasional telah mengizinkan sebuah perusahaan farmasi China untuk memproduksi obat ini secara massal dan memastikan pasokan yang stabil, tambah Zhang.

China juga mendorong pemanfaatan beberapa teknologi canggih seperti sel induk dan hati buatan, serta pemurnian darah dalam pengobatan kasus parah.

Zhang mengatakan, terapi sel induk terbukti efektif dalam mengurangi reaksi peradangan parah yang disebabkan COVID-19, serta mengurangi cedera paru-paru dan fibrosis paru pada pasien.

China memulai beberapa program penelitian klinis terapi sel induk untuk melawan COVID-19, termasuk obat sel induk yang mendapatkan persetujuan uji klinis dan terapi sel induk mesenkimal.

Terapi sel induk telah digunakan untuk mengobati 64 pasien dalam kondisi parah dan kritis.

Kesulitan bernafas yang dialami para pasien itu secara bertahap berkurang dan mereka umumnya sembuh dalam kurun waktu 8 hingga 10 hari.

Terapi tersebut juga menunjukkan manfaat dalam mencegah fibrosis paru dan meningkatkan prognosis jangka panjang untuk pasien.

Masyarakat China untuk Biologi Sel dan Asosiasi Medis China bersama-sama mengeluarkan pedoman untuk menstandarkan penelitian klinis dan penerapan terapi sel induk untuk melawan COVID-19.

Zhang mengatakan China sedang mencoba menggunakan teknologi hati buatan dan pemurnian darah untuk mengobati pasien yang sakit kritis.

Pasien yang menerima perawatan tersebut mengalami penurunan tingkat faktor inflamasi dan peningkatan pencitraan dada. Durasi pasien pada dukungan ventilator berkurang rata-rata 7,7 hari dan waktu pemantauan ICU yang diperlukan pun dipersingkat.(lip/kps)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Menko Airlangga: New Normal Dilakukan Bertahap
Jawa Barat

Nasional

Fakta-fakta Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Subang, Polisi Curigai Sosok Mr X
apahabar.com

Nasional

Detik-detik Penyerangan Polsek Wonokromo
apahabar.com

Nasional

Dua Badak Jawa Lahir di Taman Nasional Ujung Kulon, Diberi Nama Luther dan Helen

Nasional

Panglima TNI Waspadai Lonjakan Kasus Covid di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Kontraksi Ekonomi karena Pandemi, Presiden Yakin Teratasi
Banjarbaru Elpiji

Nasional

Minggu Pertama Ramadan, Pertamina Siapkan 8 Juta Tabung Elpiji 3 Kg

Nasional

Daftar 25 Bidang Usaha yang Bisa 100 Persen Investasi Asing
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com