Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Coffee Mocktail, Tren Baru Minuman Kopi Kekinian

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 05:15 WIB

Coffee Mocktail, Tren Baru Minuman Kopi Kekinian

Ilustrasi mocktail coffee. Foto-Shutterstock

apahabar.com, BANDUNG – Kreasi meracik minuman mocktail yakni minuman campuran sari buah, buah-buahan segar, madu, dan bahan lainnya dengan berbagai jenis minuman bersoda bisa dinikmati dengan paduan kopi.

Sebuah kedai kopi dan rumah sangrai bernama Shoot Me In The Head Coffee Bar & Roastery di Jalan Kemuning 16, Kota Bandung, Jawa Barat, yang baru dibuka pada Sabtu (07/03), menyajikan inovasi minuman kreasi mocktail dicampur kopi yang menjadi sebuah menu lezat, coffee mocktail.

Di kedai kopi yang mengusung konsep interior pop culture dan industrial tersebut, biji kopi asal Etiopia disajikan dalam suguhan mocktail bernama Hello Sunshine.

Hello Sunshine adalah sajian minuman coffee mocktail kental dengan rasa floral dan buah-buahan yang disajikan dalam gelas champagne.

Tampilan bagian atas kopi dilengkapi dengan busa. Di atasnya dihiasi sehelai bunga berwarna merah untuk mewakili rasa kopi tersebut.

Minuman non alkohol tersebut dibanderol seharga Rp36 ribu per gelas.

Tren coffee mocktail

Co-Founder Shoot Me In The Head, Cindy Herlin Marta memprediksi sajian coffee mocktail akan menjadi tren menggantikan kopi kekinian seperti kopi susu gula aren dengan boba.

“Kita memprediksi coffee mocktail ini akan menjadi the next kopi kekinian. Ini bakal jadi pintu masuk ke sana,” kata Cindy dilansir apahabar.com dari Antara, Sabtu (07/03).

Menurut dia, di sejumlah negara lain coffee mocktail sudah banyak disajikan di kedai-kedai kopi.

“Sebenarnya coffee mocktail ini lahir dari kompetisi barista dan setelah itu di luar sana (negara lain) mulai menyajikan ini di kedai kopinya,” kata dia.

Hello Sunshine adalah satu dari tujuh menu andalan Shoot Me In The Head cabang Bandung.

Menu andalan lainnya di kedai kopi ini ialah Johny Be Good yang terisnpirasi dari karakter kopi Indonesia yang manis, high body, dan spices.

Kemudian Coffee Sour yang terinspirasi dari menu cocktail klasik “whisky sour” yang bahan utamanya disubsitusi menggunakan kopi dari Indonesia.

Sebelumnya Shoot Me In The Head telah membuka dua kedai dan rumah sangrai di Jakarta dan Shoot Me In The Head yang hari ini resmi dibuka di Kota Bandung, Jawa Barat merupakan cabang pertamanya di luar Jakarta.

Cindy mengatakan ada beberapa alasan mengapa pihaknya memilih Kota Bandung sebagai cabang pertamanya di luar Jakarta yaitu pertumbuhan konsumsi kopi di kota Bandung cukup tinggi dalam beberapa tahun belakangan ini yang juga diinisiasi oleh anak muda dan dikenal memiliki banyak komunitas.

Perkembangan kultur kopi sendiri menurut dia sangat dipengaruhi oleh komunitas.

“Hal tersebutlah yang dimanfaatkan sebagai peluang oleh kami,” kata dia.

Tak hanya menawarkan kopi, perpaduan desain street culture yang dikombinasikan dengan berbagai macam ikon khas tengkorak mereka juga diaplikasikan diaplikasikan pada merchandise yang dapat ditemukan langsung di outlet terbaru mereka, seperti t-shirt, enamel pin, scarf, jaket, totebag, sticker, tumblr, korek dan lain-lain.

Sementara itu, Co-Founder dan Chief Design Officer Shoot Me In The Head Rendy Anugrah Mahesa mengatakan banyak sekali sudut pandang yang dapat diangkat dalam kultur meminum kopi saat ini salah satunya dengan pendekatan seni gambar.

“Dari awal kami berdiri pendekatan kami selalu lebih dekat dengan cara-cara yang dilakukan band indie. Di mana kami menggunakan pendekatan dengan cara yang organik namun sustainable. Kami sangat terbuka untuk berkreasi melalui berbagai media untuk menarik sebanyak mungkin orang untuk mencintai kopi,” kata dia.

Di kafe tersebut, pengunjung dapat menikmati kopi sambil melihat langsung cara pembuatan kopi yang diracik dari bar yang dibuat terbuka atau sekedar berkumpul sambil menikmati suasana kota Bandung di beranda belakang yang terasa sangat homey dengan sajian makanan mereka yang juga bercita rasa tinggi.(Ant)

Baca Juga: Siap Ekspor, Pemprov Kalsel Bangun Nursery Kopi Semi-Modern

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Tarik Pajak Warung Kopi Modern

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Covid-19 Bisa Menular Lewat Hubungan Seks, Simak Penjelasannya
Diisolasi karena Wabah Corona, Intip 7 Kelakuan Unik Penduduk Wuhan

Gaya

Diisolasi karena Wabah Corona, Intip 7 Kelakuan Unik Penduduk Wuhan
apahabar.com

Gaya

Tips Bisnis Makanan Sahur untuk Ramadan
apahabar.com

Gaya

Google Memungkinkan Bahasa Isyarat dalam Panggilan Video
apahabar.com

Gaya

Nikmati Wisata Alam Bogor, Luna Maya Asyik Makan Jengkol
apahabar.com

Gaya

Waspada Usus Buntu Berbahaya, Ini Gejalanya
apahabar.com

Gaya

Bukber di Roditha Banjarbaru, Dapatkan Cashback Rp800 Ribu
apahabar.com

Gaya

Twitter Tunjuk Hacker Terbaik Dunia Sebagai Kepala Keamanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com