Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom Menkop-UKM Teten Masduki Dorong Kratom dapat Terus Diproduksi di Indonesia
agustus

Covid-19, Satu dari Tiga Peristiwa Besar Penunda Liga Indonesia

- Apahabar.com     Selasa, 24 Maret 2020 - 17:05 WITA

Covid-19, Satu dari Tiga Peristiwa Besar Penunda Liga Indonesia

Duel Barito Putera melawan Bali United sebelum Shopee Liga 1 2020 dihentikan akibat wabah Covid-19. Foto-Intagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam ancaman penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), PSSI menghentikan sementara Shopee Liga 1 2020. Melihat perkembangan yang terjadi, virus ini bisa menjadi penyebab terbesar penundaan Liga Indonesia.

Atas imbauan Pemerintah, Liga 1 2020 harus dihentikan sementara waktu oleh PSSI dan PT Liga Indonesia demi mencegah penularan corona.

Awalnya penghentian sementara hanya berlangsung selama dua pekan. Artinya kompetisi pekan keempat bergulir kembali mulai 3 April 2020.

“Penundaan kompetisi menjadi keputusan yang paling bijaksana, karena ini menyangkut masalah keselamatan jiwa manusia,” cetus Mundari Karya, asisten manajer Barito Putera.

Penundaan sementara Liga Indonesia memang sudah mafhum terjadi. Misalnya terimbas Pilkada, bentrokan suporter, keamanan, hingga bencana alam.

Namun melihat situasi perkembangan Covid-19, penundaan Shopee Liga 1 2020 berpotensi lebih panjang atau bahkan dihentikan sama sekali.

Apalagi sebelum Liga 1, semua kompetisi sepakbola di berbagai belahan dunia lebih dahulu ditunda.

Dalam sejarah Liga Indonesia, hanya dua peristiwa besar yang membuat kompetisi dihentikan sementara, sebelum kemudian dihentikan.

Kejadian pertama berkaitan dengan krisis moneter di pertengahan 1997 dan diikuti sejumlah kerusuhan. Imbasnya Divisi Utama Liga Indonesia 1997/1998 berhenti di tengah jalan.

Dikenal dengan Liga Kansas dan digelar dalam tiga wilayah, kompetisi yang diikuti 31 klub ini dihentikan 25 Mei 1998 atau setelah melewati 234 dari total 317 pertandingan.

Ketika kompetisi dihentikan, Persebaya berada di posisi teratas wilayah barat dan PSM menghuni urutan pertama wilayah timur.

Sementara di wilayah tengah, PSMS memuncaki klasemen dengan 31 poin dari 16 pertandingan. Sedangkan Barito di urutan keempat dengan 24 poin dari 17 pertandingan.

Kompetisi bergulir lagi di musim 1998-1997 tanpa sponsor. PSIS Semarang menjadi juara, setelah mengalahkan Persebaya di final.

Indonesia juga tanpa kompetisi di sepanjang 2015 akibat dualisme PSSI, serta campur tangan pemerintah yang memantik sanksi FIFA sejak 31 Mei 2015.

Sebelum sanksi dijatuhkan, Kemenpora membekukan PSSI mulai 17 April 2015. Imbasnya Indonesia Super League (ISL) yang disponsori Qatar National Bank (QNB), langsung dihentikan.

Sanksi itu berimbas kepada kehidupan pemain dan pelatih. Tak sedikit di antara mereka yang terpaksa bermain turnamen antar kampung demi menyambung hidup.

Pemerintah akhirnya menutupi kekosongan dengan menggelar Piala Presiden 2015, disusul Indonesia Soccer Championship (ISC) setahun kemudian.

Fase ini merupakan peralihan dari Indonesia Super League menjadi Liga 1 yang bertahan hingga sekarang.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Garang, Begini Penampakan Motor Baru Ducati di MotoGP 2020
Pernikahan Vito

Sport

Pesinetron Mitha Hardiyanti Resmi Dipersunting Pebulu Tangkis Shesar Vito
apahabar.com

Sport

Di Ambang Juara, Klopp Pecahkan Rekor Legenda Liverpool

Sport

Liverpool Tekuk Burnley, Empat Besar Liga Inggris Tambah Panas
apahabar.com

Sport

Atlet Wasaka Kembali Berlatih Usai Lebaran
apahabar.com

Sport

Simak Video Blunder Memalukan Courtois di Laga Belgia vs Rusia

Sport

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022, Peru vs Brazil, Neymar Mengamuk Cetak 3 Gol, Skor Akhir 4-2
apahabar.com

Sport

Juli, 2 Pemain Barito Putera Muda Ikuti TC Timnas U-16
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com