Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Dampak Corona, Pelaku Usaha Banjarmasin Babak Belur

- Apahabar.com Sabtu, 28 Maret 2020 - 18:49 WIB

Dampak Corona, Pelaku Usaha Banjarmasin Babak Belur

Rumah Sambal Acan Raja Banjar memberlakukan aturan jarak minimal satu meter untuk semua meja. Kemudian menyediakan sabun antiseptik dan hand sanitezer di tengah darurat Covid-19 di Banjarmasin. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin resmi menetapkan status tanggap darurat Virus Corona atau Covid-19.

Peningkatan level itu rupanya membuat industri pariwisata, baik hotel dan restoran, babak belur.

Meski begitu Pemkot Banjarmasin tidak memberikan keringanan pajak kepada keberlangsungan industri tersebut. Pelaku usaha tetap membayar pajaknya seperti biasa.

“Iya pelaku usaha masih tetap menyampaikan laporan pajaknya sesuai pendapatan mereka setiap bulan,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil kepada apahabar.com.

Ia menerangkan kebijakan itu tidak berlaku bagi pelaku usaha yang tutup beroperasi karena mencegah penyebaran Virus Wuhan itu.

Penutupan usaha yang dimaksud adalah Tempat Hiburan Malam (THM) seperti diskotik, pub, karaoke dan sejenisnya.

Kemudian pengelola kegiatan yang berpotensi mengumpulkan khalayak ramai juga diberhentikan.

Pelaku usaha ini berhenti beroperasi sementara menyikapi surat edaran gubernur Kalsel dan wali kota Banjarmasin.

“Otomatis mereka tidak memungut pajak dan karena tidak ada transaksi maka pajak yang dibayarkan juga tidak ada,” pungkasnya.

Ia kembali mengungkapkan babak belurnya industri usaha ini sangat memberikan dampak kepada pendapatan asli daerah (PAD).

Seperti berdasarkan data, tingkat hunian hotel di Banjarmasin terjun bebas 1% hingga 9% persen.

Apalagi sektor hiburan lainnya yang operasionalnya ditutup sementara karena virus Corona.

Namun pendorong PAD cuma dibantu lewat sektor restoran saja.

“Kita lihatlah 2 bulan ke depan seperti apa. Mudahan kondisi cepat membaik,” imbuhnya.

Kaji Ulang Pajak

Corona (Covid-19) berimbas pada penghasilan restoran atau rumah makan di Banjarmasin.

“Saat ini [pemasukan] turun mencapai 50 persen,” ucap Owner Rumah Sambal Acan Raja Banjar, Aulia Abdi kepada apahabar.com, Selasa (24/3) kemarin.

Meski begitu ia tetap memilih untuk berjualan di tengah krisis pemasukan imbas daripada wabah Covid-19.

“Kami tetap melakukan tindakan antisipatif. Kami menjaga jarak minimal satu meter untuk semua meja. Kemudian menyediakan sabun antiseptik dan hand sanitezer,” bebernya.

Sejauh ini ia belum berani memberikan diskon kepada pelanggan yang langsung datang karena harga bahan baku yang tidak stabil.

“Sehingga kita lebih ke arah pelayanan. Namun, kita memberikan potongan harga khusus pelanggan yang memesan lewat ojek online,” cetusnya.

Dengan kondisi ekonomi sekarang ini, Aulia meminta agar Pemkot Banjarmasin menghapuskan sementara pajak penghasilan untuk pelaku usaha restoran. Saat ini pajak penghasilan untuk pelaku usaha restoran sebesar 10 persen.

“Secara organisasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), kami sedang melakukan negosiasi pemerintah terkait pajak restoran. Kalau bisa dihilangkan sementara wabah virus corona ini. Ini gagasan Ketua PHRI Kota Banjarmasin,” ungkap Aulia.

Kalau pun tak bisa, tambah dia, minimal ada keringanan pajak. Mengingat pemilik lebih fokus membayar gaji karyawan, sewa tempat, dan keperluan utama seperti listrik.

“Arahan ketua minta dihapuskan sementara wabah ini. Diperkirakan berimbas sampai 6 bulan ke depan,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Corona Masuk Indonesia, Presiden Jamin Stok Bapok Aman
Wabah Corona Dijamin Tak Ganggu Investasi di Kalsel

Ekbis

Wabah Corona Dijamin Tak Ganggu Investasi di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Bawang Mulai Naik di Banjarbaru
apahabar.com

Ekbis

Dirut Bank Kalsel Optimistis Ekonomi Kalsel Mampu Hadapi Resesi di Kuartal IV-2020
apahabar.com

Ekbis

Tensi AS-Iran Turun, Rupiah Diprediksi Menguat
apahabarcom

Ekbis

Trump Effect, IHSG Diprediksi Berlanjut Melemah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Anjlok, Legislator Kalsel Imbau Dua Kementerian Laksanakan Program Swakelola
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Harap IA-CEPA Tingkatkan Investasi Australia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com