Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Dampak Hujan Abu Erupsi Merapi, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Sementara

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 13:46 WIB

Dampak Hujan Abu Erupsi Merapi, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Sementara

Telihat sebuah pesawat terbang dari maskapai penerbangan Lion Air sedang parkir apron menunggu izin dibuka kembali aktivitas di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Selasa (03/03). Foto-Antara

apahabar.com, BOYOLALI – Pihak Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menutup sementara aktivitas penerbangan baik yang kedatangan maupun berangkat, dampak hujan abu dari erupsi Gunung Merapi, hingga Selasa (03/03) siang.

Menurut Humas Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi P, hujan abu dari Gunung Merapi berdampak pada penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo, sehingga pihak bandara untuk sementara menghentikan aktivitasnya mulai pukul 09.10 WIB.

Menurut Danar Dewi penutupan sementara tersebut setelah dilakukan tes landasan, dan dinyatakan positif terdapat abu vulkanik pascaerupsi Merapi.

“Penutupan sementara dimulai pukul 09.10 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB,” kata Danar Dewi dikutip apahabar dari Antara, Selasa (03/03).

Menurut dia dampak penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Adi Soemarmo tersebut ada empat penerbangan dari Solo, dan tiga di antaranya, dibatalkan.

“Pesawat yang terdampak itu, antara lain Lion Air nomor penerbangan JT 537 rute Solo- Jakarta (SOC-CGK), Garuda Indonesia No. GA 222 rute Jakarta-Solo (CGK-SOC), dan Ai rAsia no. QZ-8454 rute Denpasar-Solo (DPS-SOC),” katanya.

Hujan Abu yang turun di kawasan Boyolali juga berdampak pada operasional Bandara Adi Soemarmo tersebut diperkirakan akan dibuka kembali sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya melalui akun resminya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Yogyakarta menyebutkan Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Provinisi Jateng dan D.I. Yogyakarta tersebut terjadi erupsi pada Selasa, sekitar pukul 05.22 WIB.

Erupsi tercatat dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik dengan ketinggian kolom mencapai 6.000 meter dari puncak, dan terjadi guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak sekitar dua kilomter, dan status waspada.(Ant)

Baca Juga: Erupsi Gunung Merapi Masih Didominasi Gas

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Agar Bisa Dilantik, KPK Imbau Caleg Terpilih Segera Setor LHKPN
apahabar.com

Nasional

Chairawan: Tim Mawar Sudah Bubar
apahabar.com

Nasional

93 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Dua Badak Jawa Lahir di Taman Nasional Ujung Kulon, Diberi Nama Luther dan Helen
apahabar.com

Nasional

TNI Temukan Mayat dan Rampas 5 Senjata Milik KKSB
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: Kita Ingin TNI dan Polri Ada di Setiap Keramaian
apahabar.com

Nasional

Dua Solusi Wapres JK untuk Perbaiki Pemilu Indonesia
apahabar.com

Nasional

Jokowi Terima Ucapan Selamat dari Sejumlah Kepala Negara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com