Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Darurat Covid-19, Ribuan Guru di Banjarmasin ‘Dirumahkan’

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 15:15 WIB

Darurat Covid-19, Ribuan Guru di Banjarmasin ‘Dirumahkan’

Pemkot Banjarmasin meliburkan para tenaga didik seiring status tanggap darurat Covid-19. Foto ilustrasi-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak hanya siswa, ribuan tenaga didik di TK, SD, dan SMP Banjarmasin ikut terimbas darurat Covid-19.

Pemkot Banjarmasin memutuskan meliburkan kepala sekolah, guru, hingga pengawas sekolah setempat.

Meminjam data Disdik Banjarmasin, ada tenaga pendidik Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 2.466 orang dan honorer 3.726 orang.

“Sejak kemarin (23/3) mereka dapat menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah,” ujar Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Darmanto.

Meski ‘dirumahkan’,Totok menerangkan guru tersebut tetap melakukan koordinasi untuk persiapan ujian nasional (UN) dan kelengkapan admintrasi lainnya.

Namun, update terbaru dari media ini untuk UN sendiri telah dibatalkan seiring darurat Covid-19. Keputusan itu disampaikan Presiden Jokowi siang tadi.

Meski begitu Totok mengimbau para tenaga didik untuk tak melepaskan pengawasan atau pemantauan kepada peserta didiknya.

Pemantuan bisa secara daring atau online dan mengecek sosial media para siswa, membuat WhatsApp Grup bagi siswa dan memberikan tugas serta materi melalui aplikasi.

Selain itu guru juga diperintahkan memberikan tugas baru setelah menerima jawaban dari siswa secara berkala.

“Pembelajaran jarak jauh kepada peserta didik dengan memilih platform media pembelajaran yang telah tersedia,” pungkasnya.

Totok menyebut para tenaga pendidik juga harus memberikan laporan aktivitas harian kepada kepala satuan pendidikan.

“Untuk memastikan keamanan sekolah, maka diberlakukan jam piket harian,” katanya.

Semua keputusan demikian menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Discase 2019 (Covid-19), Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 36962/MPKA/HK/2020 Hal Pembelajaran
Secara Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Penyeburan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Walikota Nomor 420/1170Sekr/Dipendik/2020.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

1 Ton Langsat Siap Panen di Acara Banaik Langsat Desa Tanta Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Dinas Pariwisata Kecipratan ‘Berkahnya’
apahabar.com

Kalsel

Rentan Tumbang, DLH Banjarmasin Tebang Pohon Kota
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: Positif 590 Kasus, Sembuh 491
apahabar.com

Kalsel

PWI Balangan akan Segera Dibentuk
apahabar.com

Kalsel

Polisi Pastikan Rekontruksi Kasus Mutilasi Sungai Tabuk Digelar
Sabu

Kalsel

Duh, Mi Instan ‘Rasa’ Sabu Coba Diselundupkan ke Lapas Teluk Dalam Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Ratusan Warga Jejali Rumah Bupati Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com