Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Demi Penanganan Covid-19, Cuncung Siap Potong Gaji 50 Persen

- Apahabar.com     Selasa, 31 Maret 2020 - 20:08 WITA

Demi Penanganan Covid-19, Cuncung Siap Potong Gaji 50 Persen

Anggota DPR RI, Syafruddin H. Maming. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah pihak mendesak agar wakil rakyat dari tingkat pusat sampai daerah memangkas gajinya untuk membantu penanggulangan wabah Covid-19.

Desakan itu ditanggapi positif oleh anggota DPR RI Syafruddin H. Maming. Dia mengaku siap memangkas setengah dari gajinya sebagai wakil rakyat demi membantu masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi wabah Covid-19.

“Saya siap saja kalau pemerintah meminta,” kata pria yang akrab disapa Cuncung kepada apahabar.com, Selasa (31/3) malam.

Politisi PDI Perjuangan asal Kalsel itu menilai wabah Covid-19 sudah dalam level mengkhawatirkan. Apalagi berdasarkan data terbaru, pasien positif Corona di Banua kembali meningkat, dari 5 menjadi 8 orang.

Berdasarkan data dari Satgas Siaga Covid-19 Pemprov Kalsel, 2 pasien positif tersebut berasal dari Banjarmasin dan 1 orang lainnya dari Kabupaten Banjar.

Dari data yang diperbarui pada pukul, 16.00 tadi, ada 1.231 warga berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) dan 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Jadi kita tidak boleh main-main menyikapi hal ini. Anggota dewan juga harus hadir membantu masyarakat,” kata Cuncung.

Angka penderita Covid-19 di Indonesia juga terus meningkat. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan 114 kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif tertular virus Corona.

“Secara total, ada 1.528 kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia hingga 31 Maret,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Selasa (31/3).

Sebelumnya, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia mendesak pimpinan DPR untuk merumuskan kebijakan pemotongan gaji anggota DPR. Gaji mereka bisa digunakan untuk membantu penanggulangan wabah virus Corona.

“DPR juga seharusnya bersedia untuk menerapkan pemotongan gaji bagi para anggotanya untuk ditambahkan kepada APBN bagi penanggulangan Covid-19,” kata Direktur Jaringan dan Advokasi PSHK Fajri Nursyamsi dalam keterangan tertulis yang dilansir dari CNN, Senin (30/3).

Pemerintah pusat sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp 62,3 triliun untuk melawan pandemi Corona yang per 30 Maret lalu telah menyebabkan 122 warga Indonesia meninggal dunia.

Sayangnya, anggaran itu dinilai belum cukup. Menurut Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, pemerintah harus memikirkan cara lain untuk memperbanyak anggaran itu.

Tak hanya meminta untuk memangkas gaji anggota DPR, dia juga mendesak pemerintah memangkas gaji menteri, wakil menteri, serta stafsus milenial.

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Revitalisasi BUMDes
apahabar.com

Nasional

Peneliti Apresiasi Langkah Cepat Jokowi Evakuasi WNI dari Wuhan
apahabar.com

Nasional

Kemarin, 1.948 Jemaah Umrah Batal Berangkat

Nasional

Wanti-wanti Buat Nadiem: Program Chromebook Gagal di Malaysia

Nasional

Jemaah Majelis Taklim Meninggal Usai Bertanya Soal Bertemu Rasulullah
apahabar.com

Nasional

87 Mortir Ditemukan di Bandung, Diduga Peninggalan PD II Berdaya Ledak 30 Meter

Nasional

Kemenkes Desak Warga Jangan Tunda-tunda Vaksinasi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Isak Tangis Iringi Pemakaman Novianti, Bocah Tertembak Saat Penyergapan Begal Sapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com