Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

Dewan Kota Genjot Permodalan Koperasi dan UMKM Banjarmasin

- Apahabar.com Selasa, 17 Maret 2020 - 17:45 WIB

Dewan Kota Genjot Permodalan Koperasi dan UMKM Banjarmasin

Rombongan Komisi II DPRD Banjarmasin didampingi Ketua DPRD Banjarmasin foto bersama dengan jajaran Kementerian Koperasi RI, Senin (16/3). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin tengah serius menggenjot upaya mendapatkan permodalan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dalam upaya tersebut, Komisi II memperdalam dan belajar mengenai koperasi dan UMKM dalam menunjang permodalan usaha kecil ke Kementerian Koperasi RI, Senin (16/3).

Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank Kementerian Koperasi RI Santoso dan jajaran saat menerima rombongan menjelaskan, koperasi dan UMKM punya peran penting dan strategis dalam perekonomian dan penyerapan tenaga kerja yang cukup pesat di Indonesia.

Namun, Santoso menerangkan, pilar perekonomian nasional tersebut harus didukung permodalan, pelatihan dan lembaga keuangan yang ramah.

“Jadi, pemerintah daerah dan pusat harus menyediakan dan mengupayakan dengan mempermudah akses koperasi dan UMKM untuk mendapatkan pembiayaan,” ujarnya.

Koordinasi lintas sektor menurut Santoso juga penting, hal ini untuk mendukung ekosistem koperasi dan UMKM, perluasan akses pasar atau komersil produk dan jasa koperasi dan UMKM melalui digitalisasi juga sangat dibutuhkan. Dengan begitu, kreatifitas dan inovasi koperasi dan UMKM bisa tercipta.

Mendukung hal itu, kata Santoso, harus ada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) koperasi dan UMKM untuk mengakses perluasan permodalan.

“Karena di Banjarmasin belum ada, kita siap menginisiasi BLUD. Dasarnya UU No 23/2014 dan Permendagri 1979,” jelasnya.

Usai pertemuan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Bambang Yanto Permono menyebut, akan rapat dengan dinas koperasi dan UMKM Banjarmasin, menyikapi hasil dengar pendapat di kementerian Koperasi tersebut.

Selain untuk membentuk BLUD koperasi dan UMKM, rapat tersebut dikatakan Bambang, juga untuk memaksimalkan mendapatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontorkan pemerintah pusat.

“Dari pertemuan tadi, di Kalsel untuk 2020 ini hanya Hulu Sungai Selatan dan Tengah yang memasukkan proposal. Tapi belum ada satupun koperasi dan UMKM di Banjarmasin yang mengajukan proposal,” ujar dia.

Namun, sebutnya, dari keterangan pihak kementerian koperasi di tahun sebelumnya koperasi dan UMKM di Banjarmasin pernah dapat KUR.

“Pada 2018 ada 3 kelompok senilai Rp39 juta, di 2017 satu sekompok senilai Rp13 juta dan 2019 ada 8 pengajuan sebesar Rp92 juta,” jelasnya.

Pada kesempatan bertemu pihak Kementerian ini turut didampingin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Hj Ananda.

Harry Wijaya melihat, apa yang terjadi dengan koperasi dan UMKM di Banjarmasin perlu ditingkatkan dalam rangka meningkatkan usaha kecil.

“Sasaran kita tentu saja untuk peningkatan PAD Kota Banjarmasin,” singkatnya.

Reporter: Ahya Firmasnyah
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resah Penyalahgunaan Lem Pox di Banjarmasin, Hermansyah: Perketat Penjualan
Eks Jubir KPK

Kalsel

Eks Jubir KPK Kawal Pendaftaran Gugatan Denny ke MK
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Buat Video Tutorial Ujian SIM
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Jabat Wabup HST, Berry ke SKPD dan Forkopimda
apahabar.com

Kalsel

Perampokan Bersajam di Alfamart Teluk Tiram Dipicu Utang Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Razia Dalam Sel, Petugas Rutan Marabahan Temukan Benda Terlarang
apahabar.com

Kalsel

Ponpes Darul Hijrah Akan Buka Cabang di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Kesbangpol Kalsel Ajak Pemilih Lawan Politik Uang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com