Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Dibutuhkan Pasar Dunia, Jokowi Minta Petani Kembali Produksi Rempah-rempah

- Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 18:04 WIB

Dibutuhkan Pasar Dunia, Jokowi Minta Petani Kembali Produksi Rempah-rempah

Yono (53) salah seorang pedagang rempah-rempah di Pasar Peterongan, Semarang. Foto- kompas.com/Riska Farasonalia

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para petani Indonesia untuk kembali memproduksi rempah-rempah. Apalagi saat ini pasar dunia sedang membutuhkan rempah-rempah.

“Belum yang namanya kembali ke masa lalu, rempah-rempah, kenapa ini kita lama enggak urus ini. Utamanya Maluku, Maluku Utara,” kata Jokowi saat meresmikan Pembukaan The 2nd Asian Agriculture & Food Forum di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/03).

Pada kesempatan itu, hadir ratusan anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang sekaligus akan melaksanakan Musyarawah Nasional.

Menurut Presiden, sudah saatnya bagi petani di Indonesia untuk menghidupkan lagi secara serius produksi rempah-rempah dalam jumlah besar.

“Rempah-rempah, pala, kayu manis, dan lain-lain. Ada juga yang namanya herbal, empon-empon, hati-hati sekarang ini harganya naik sampai lima kali lipat, empat kali lipat,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi, baik dalam kontribusi ekspornya maupun kontribusi meningkatkan pendapatan masyarakat. Di sisi lain sektor pertanian juga berkontribusi dalam penyediaan pangan, “functional food” yang sangat penting bagi sebuah bangsa.

“Karena dari panganlah dapat mendorong tingkat kesehatan yang lebih baik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas bangsa dan negara,” katanya.

Oleh sebab itu, Kepala Negara menekankan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan pangan dan pertanian harus betul-betul diperhatikan dari hulu ke hilir.

“Tidak bisa kita hanya melihat hulunya atau hilirnya atau mengurus hulunya tidak mengurus hilirnya. Negara kita juga masih memiliki lahan yang sangat luas untuk membuka lahan baru bagi pertanian,” kata Jokowi.(Ant)

Baca Juga: Jokowi Minta Petani Budidayakan Buah Tropis

Baca Juga: Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tarif Bagasi Lion Air Berbeda-beda, Simak Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Paket J&T Laris Manis karena Promo, FMCG Paling Banyak Dikirim
apahabar.com

Ekbis

Pulihkan Ekonomi di New Normal, Repnas Kalsel: Mari Beli Produk Lokal
apahabar.com

Ekbis

Hasil Rapat Fed Diumumkan, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi, Lanjut Terkoreksi ‘Second Wave’ Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Karyawan Terpapar Covid-19, PT Sampoerna Hentikan Produksi di Pabrik Rungkut 2
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 935.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Bayar PPB di Tokopedia, Warga Kalsel Ikut Dorong Perekonomian Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com