Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Dinkes Kalteng Buka Layanan Call Center Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 22:48 WIB

Dinkes Kalteng Buka Layanan Call Center Covid-19

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr. Endang Sri Lestari, memberikan keterangan pers tentang penyebaran virus corona. Foto-apahabar.com/Tiva

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Tercatat hingga kini di Kalimantan Tengah belum ada kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 atau angka nol. Tetapi pasien dalam pengawasan (PDP) 6 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 1 orang.

“Kami telah membuka layanan call center Covid-19 Jadi bagi masyarakat yang ingin menanyakan terkait virus corona dapat menghubungi nomor 0823 5772 0665 a/n Eddy Kelana dan 0822 5019 6790 a/n Yaesar Wawan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, dr. Endang Sri Lestari, Kamis (12/03).

Endang menjelaskan, pasien yang dinyatakan dalam pengawasan (PDP) yakni seseorang yang memenuhi kondisi di antaranya demam diatas 38º celsius atau ada riwayat demam/batuk/flu/nyeri tenggorokan.

Pneumonia ringan hingga berat berdasarkan gejala sesak atau kesulitan bernafas atau disertai gambaran pneumonia pada pemeriksaan secara radiologis baik rontgen dada/paru.

Memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak erat dengan orang yang baru datang dari daerah terjangkit 14 hari sebelum timbul gejala dan petugas kesehatan yang sakit dengan gejala sama.

Setelah merawat pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) berat yang tidak diketahui penyebab penyakitnya, tanpa memperhatikan riwayat bepergian atau tempat tinggal.

Pasien mengalami infeksi saluran nafas akut dengan tingkat keparahan ringan sampai berat dan memenuhi salah satu kondisi di antaranya riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19, bekerja.

Atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang merawat pasien terkonfirmasi, kontak dengan orang yang memiliki riwayat perjalanan pada 14 hari terakhir ke Provinsi Hubei, China termasuk Kota Wuhan.

Pasien yang tergolong Orang Dalam Pemantauan (ODP), sedang demam (≥38º C) atau ada riwayat demam, batuk/flu/nyeri tenggorokan.

Memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak erat dengan orang yang baru datang dari daerah terjangkit ≤ 14 hari sebelum timbul gejala atau orang tanpa gejala di atas tetapi dengan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

Baca Juga: Corona Jadi Pendemi, Jokowi Makin Sering Minum Jamu

Baca Juga: Update Corona, Bintang Film hingga Pemain Juventus Terinfeksi

Reporter: Ahc23
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dukung Program Food Estate Kalteng, Kabupaten Sukamara Kembangbiakan 20 Ribu Sapi Australia Brahman Cross
apahabar.com

Kalteng

Bandel, Lapak PKL Dipangkas Satpol PP
apahabar.com

Kalteng

Update Kebakaran di Pasar Pujon Kapuas, Tiga Warga Jadi Korban
apahabar.com

Kalteng

Ngaku Anggota BNN Kalteng, Pemuda Ini Tiduri dan Gasak Uang PSK
apahabar.com

Kalteng

Dibawa ke Surabaya, Keluarga Gilang Akui Ada Kelainan Hasrat Sejak Kecil
apahabar.com

Kalteng

Program SIMPUN Disdukcapil Kapuas Menuju Top 45 KIPP
apahabar.com

Kalteng

Pemkab Seruyan Usulkan Penambahan Jadwal Penerbangan ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalteng

September, Kalteng Bebas dari Covid-19 Asalkan…
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com