Fakta Terbaru Rombongan Moge di Jembatan Sungai Alalak, Ternyata Diduga Dikawal Polisi Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru BREAKING! KPK Periksa 11 Nama, Salah Satunya Bupati HSU Abdul Wahid OTT Amuntai, dan Nasib Proyek DIR Banjang Kini

Dinkes Kalteng Buka Layanan Call Center Covid-19

- Apahabar.com     Kamis, 12 Maret 2020 - 22:48 WITA

Dinkes Kalteng Buka Layanan Call Center Covid-19

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr. Endang Sri Lestari, memberikan keterangan pers tentang penyebaran virus corona. Foto-apahabar.com/Tiva

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Tercatat hingga kini di Kalimantan Tengah belum ada kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 atau angka nol. Tetapi pasien dalam pengawasan (PDP) 6 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 1 orang.

“Kami telah membuka layanan call center Covid-19 Jadi bagi masyarakat yang ingin menanyakan terkait virus corona dapat menghubungi nomor 0823 5772 0665 a/n Eddy Kelana dan 0822 5019 6790 a/n Yaesar Wawan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, dr. Endang Sri Lestari, Kamis (12/03).

Endang menjelaskan, pasien yang dinyatakan dalam pengawasan (PDP) yakni seseorang yang memenuhi kondisi di antaranya demam diatas 38º celsius atau ada riwayat demam/batuk/flu/nyeri tenggorokan.

Pneumonia ringan hingga berat berdasarkan gejala sesak atau kesulitan bernafas atau disertai gambaran pneumonia pada pemeriksaan secara radiologis baik rontgen dada/paru.

Memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak erat dengan orang yang baru datang dari daerah terjangkit 14 hari sebelum timbul gejala dan petugas kesehatan yang sakit dengan gejala sama.

Setelah merawat pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) berat yang tidak diketahui penyebab penyakitnya, tanpa memperhatikan riwayat bepergian atau tempat tinggal.

Pasien mengalami infeksi saluran nafas akut dengan tingkat keparahan ringan sampai berat dan memenuhi salah satu kondisi di antaranya riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19, bekerja.

Atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang merawat pasien terkonfirmasi, kontak dengan orang yang memiliki riwayat perjalanan pada 14 hari terakhir ke Provinsi Hubei, China termasuk Kota Wuhan.

Pasien yang tergolong Orang Dalam Pemantauan (ODP), sedang demam (≥38º C) atau ada riwayat demam, batuk/flu/nyeri tenggorokan.

Memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak erat dengan orang yang baru datang dari daerah terjangkit ≤ 14 hari sebelum timbul gejala atau orang tanpa gejala di atas tetapi dengan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

Baca Juga: Corona Jadi Pendemi, Jokowi Makin Sering Minum Jamu

Baca Juga: Update Corona, Bintang Film hingga Pemain Juventus Terinfeksi

Reporter: Ahc23
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jago Merah Beraksi

Kalteng

Jago Merah Beraksi di Desa Saka Tamiyang Kapuas, Tiga Rumah Terbakar
apahabar.com

Kalteng

Kunjungi Satpol PP Kapuas Kalteng, Legislator Kotabaru Gali Penegakan Perda Anak Terlantar
apahabar.com

Kalteng

PPDB SMA Negeri 1 Kahut, 136 Calon Siswa Diterima Melalui Jalur Zonasi
Covid-19

Kalteng

Kabar Duka, 1 Lagi Pasien Covid-19 di Kapuas Meninggal Dunia
Kapuas

Kalteng

Tikam Korban hingga Usus Terburai, Warga Kalumpang Kapuas Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalteng

Digerebek, Oknum RT di Kalteng Asyik Ngelonin Janda

Kalteng

Banjir Merendam Sejumlah Desa di Kecamatan Kapuas Tengah
apahabar.com

Kalteng

Jelang Lebaran, Perbatasan Kalteng-Kalsel Diperketat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com