Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Dinyatakan Bersalah, GM Dipecat dari KPU Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 4 Maret 2020 - 20:40 WIB

Dinyatakan Bersalah, GM Dipecat dari KPU Banjarmasin

Gusti Makmur, tahanan kasus asusila Polres Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi memberhentikan tetap Gusti Makmur (GM). GM selaku ketua merangkap anggota KPU Banjarmasin.

Kebijakan ini keluar karena GM sudah dinyatakan bersalah dalam sidang yang dilakukan DKPP di Jakarta pada Rabu (4/3).

Dalam sidang, GM terbukti melanggar pasal 26 huruf c, pasal 30 huruf f, pasal 12 huruf a dan huruf b dan pasal 15 huruf a Peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

“Iya diberhentikan tetap,” ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin Muhammad Yasar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3).

Baca Juga: Kurang Materi, Berkas Perkara GM Dikembalikan Jaksa

Baca Juga: GM, Oknum Petinggi KPU Banjarmasin Minta Jadi Tahanan Kota

Kebijakan DKPP tentunya berdampak kepada susunan komisioner KPU Banjarmasin. Sebab, hanya tersisa 4 orang untuk mengawal Pilkada Kota Banjarmasin. Mereka adalah Rahmiati Wardah, M Syarifuddin Akbar, Khairunizan dan Heri Wijaya.

Menganggapi demikian, Yasar menyerahkan kewenangan penuh kepada KPU Kalsel untuk memilih pengganti GM melalui mekanisme PAW.

Kemungkinan salah satu dari lima nama calon komisioner yang gugur pada saat penetapan lalu bakal dipanggil kembali.

“Mekanisme kita serahkan kepada Kalsel [KPU],” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel Nur Zazin belum membaca keputusan yang sudah dikeluarkan DKPP perihal kasus GM.

“Maaf ya,” balasnya singkat.

Adapun pada proses sidang DKPP, GM diduga melakukan tindakan asusila dengan korban seorang remaja di bawah umur yang tengah magang di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru.

Demikian orang tua korban tidak terima sehingga mempolisikan GM ke Polres Banjarbaru pada 26 Desember silam.

Baca Juga: Rayakan HUT Ke-56, GM Angkasa Pura I Targetkan Terobosan Baru

Baca Juga: Dicecar Puluhan Pertanyaan, GM Bantah Rayu Siswa Magang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rumah Jagal Unggas Terbengkalai, Peran Ibnu dan Ananda Disorot
apahabar.com

Kalsel

TKA di Kalsel Dijamin Mampu Transfer Ilmu Teknologi
apahabar.com

Kalsel

Ombudsman Dukung Aplikasi LAPOR Pemkab Tala, Sukamta: Fokus Pelayanan UMKM
apahabar.com

Kalsel

Tinggal 7 Perusahaan Tambang di Kalsel Belum Setor Jamrek
apahabar.com

Kalsel

Forum Anak Daerah Soroti Pernikahan Usia Anak di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Bus Trans Banjarmasin Minim Peminat, Pemkot Dinilai Kurang Sosialisasi
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa Ingatkan KPU dan Bawaslu Jaga Netralitas
apahabar.com

Kalsel

ODP Covid-19 di HST Meningkat, RSUD Damanhuri Siapkan Ruang Isolasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com