Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Dinyatakan Bersalah, GM Dipecat dari KPU Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 4 Maret 2020 - 20:40 WIB

Dinyatakan Bersalah, GM Dipecat dari KPU Banjarmasin

Gusti Makmur, tahanan kasus asusila Polres Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi memberhentikan tetap Gusti Makmur (GM). GM selaku ketua merangkap anggota KPU Banjarmasin.

Kebijakan ini keluar karena GM sudah dinyatakan bersalah dalam sidang yang dilakukan DKPP di Jakarta pada Rabu (4/3).

Dalam sidang, GM terbukti melanggar pasal 26 huruf c, pasal 30 huruf f, pasal 12 huruf a dan huruf b dan pasal 15 huruf a Peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

“Iya diberhentikan tetap,” ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin Muhammad Yasar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3).

Baca Juga: Kurang Materi, Berkas Perkara GM Dikembalikan Jaksa

Baca Juga: GM, Oknum Petinggi KPU Banjarmasin Minta Jadi Tahanan Kota

Kebijakan DKPP tentunya berdampak kepada susunan komisioner KPU Banjarmasin. Sebab, hanya tersisa 4 orang untuk mengawal Pilkada Kota Banjarmasin. Mereka adalah Rahmiati Wardah, M Syarifuddin Akbar, Khairunizan dan Heri Wijaya.

Menganggapi demikian, Yasar menyerahkan kewenangan penuh kepada KPU Kalsel untuk memilih pengganti GM melalui mekanisme PAW.

Kemungkinan salah satu dari lima nama calon komisioner yang gugur pada saat penetapan lalu bakal dipanggil kembali.

“Mekanisme kita serahkan kepada Kalsel [KPU],” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel Nur Zazin belum membaca keputusan yang sudah dikeluarkan DKPP perihal kasus GM.

“Maaf ya,” balasnya singkat.

Adapun pada proses sidang DKPP, GM diduga melakukan tindakan asusila dengan korban seorang remaja di bawah umur yang tengah magang di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru.

Demikian orang tua korban tidak terima sehingga mempolisikan GM ke Polres Banjarbaru pada 26 Desember silam.

Baca Juga: Rayakan HUT Ke-56, GM Angkasa Pura I Targetkan Terobosan Baru

Baca Juga: Dicecar Puluhan Pertanyaan, GM Bantah Rayu Siswa Magang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Melenggang ke Senayan, Caleg Ini Diuntungkan Suara Partai
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kotabaru Semakin Meningkat, Akademisi Ini Ungkap Penyebabnya
Saidi

Kalsel

Eks Wadir Hukum TKN Jokowi-Ma’ruf Ketua Tim Saidi-Habib di MK
apahabar.com

Kalsel

DEMA UIN Antasari Soroti Rendahnya Minat Baca Masyarakat Indonesia  
apahabar.com

Kalsel

5 Juni, Kotabaru Mulai Uji Coba New Normal
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 8 April: Kabar Gembira, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Link Live Streaming Barito Putera vs PSM Makassar: Laskar Antasari Mencari Pelampiasan
apahabar.com

Kalsel

Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com