Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Kalsel

Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:10 WIB

Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan

Aam - Apahabar.com


RSUD Ulin Banjarmasin menyiagakan 10 ruang isolasi khusus untuk menangani pasien suspect Covid-19. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

RSUD Ulin Banjarmasin menyiagakan 10 ruang isolasi khusus untuk menangani pasien suspect Covid-19. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Banjarmasin dilaporkan negatif Virus Corona (Covid-19).

Dari laporan Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin, balita itu telah dipulangkan sejak 3 hari lalu.

Sebelumnya dia merupakan satu di antara empat warga Banjarmasin yang dirawat dalam ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin.

“Anak kecil dipulangkan, karena kemarin itu ada sempat pasien 3 PDP termasuk 1 orang positif. Sekarang ditambah 2 PDP lagi sehingga menjadi 4 pasien,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi, Sabtu (28/3).

Machli memastikan kepulangan satu PDP ini karena sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca juga :  Pasar Ikan di Tanbu Disemprot Desinfektan Antisipasi Covid-19

“Kita tidak bisa menentukan hari kesembuhan pasien jadi tergantung kesimpulan doktor aja,” pungkasnya.

Selain itu, ia melaporkan jumlah orang dalam pemantuan (ODP) Covid-19 sebanyak 87 pasien. Data tersebut mengalami penambahan dari hari sebelumnya.

Adapun orang dalam risiko (ODR) Covid-19 juga ikut meningkat. Mereka itu yang melaporkan dirinya ke puskesmas dan hasilnya tidak memiliki gejala terjangkit virus yang menyerang saluran pernafasan itu.

“Tapi mereka tetap harus mengarantina diri dan memahami gejalanya sampai 14 hari ke depan,” pungkasnya.

Kendati demikian Machli mengimbau masyarakat supaya tidak panik berlebihan. Berlakukan social distancing atau pembatasan jarak. Menjaga pola hidup sehat dan mengurangi interaksi dengan banyak orang.

Baca juga :  Jadi Sasaran Penelitian Puslitbang Mabes Polri, Polres Banjarbaru Banjir Pujian

Untuk diingat mereka yang masuk dalam pemantauan atau OPD umumnya memiliki gejala demam, gangguan pernapasan, batuk dan pernah berkunjung ke zona merah — daerah terjangkit Covid-19.

Selain ODP ada juga yang namanya PDP atau pasien dalam pengawasan Covid-19. Beda PDP yakni yang bersangkutan pernah melakukan kontak dengan orang positif Covid-19.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Piton Sepanjang 5 Meter, Gegerkan Warga Batarang Kusan Hilir
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP dan Damkar Gelar Lomba Ketangkasan BPK se Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Diduga Korsleting, Gudang di Sekumpul Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Urgent, Tim Medis di Kabupaten Banjar Kekurangan APD
apahabar.com

Kalsel

Dukung Penyelenggaraan Pemilu, Apahabar.com Diganjar Penghargaan Oleh KPU Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dukung Revolusi Hijau, PSBR Budi Satria Tanam 100 Pohon
apahabar.com

Kalsel

Pertikaracab 2019, Saka Bhayangkara Polsek Bintang Ara Raih Juara 1
apahabar.com

Kalsel

Kementerian PUPR Janji Garap Trotoar dan Jalan di Banjarmasin