Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Diserahkan ke Jaksa, Eks Ketua KPU Banjarmasin Dapat Pengawalan Ketat

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 14:37 WIB

Diserahkan ke Jaksa, Eks Ketua KPU Banjarmasin Dapat Pengawalan Ketat

GM enggan berkomentar dan memilih berlalu menuju mobil tahanan saat diserahkan ke pihak kejaksaan, Selasa siang. GM bakal beralih menjadi tahanan Lapas Cempaka. apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Eks Ketua KPU Banjarmasin Gusti Makmur (GM) resmi menjadi tahanan kejaksaan.

Tersangka kasus asusila seorang siswa magang itu sebentar lagi akan diadili.

Terbaru, kasus dugaan asusila yang menjerat GM telah memasuki tahap II.

GM beserta barang bukti diserahkan ke jaksa pada Selasa (10/3) siang tadi.

Otomatis GM tak lagi menghuni sel tahanan Polres Banjarbaru, melainkan rumah tahanan Cempaka.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Banjarbaru, Budi Muklis mengatakan, “Hari ini tahap 2 penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang buktinya. Kita sudah selesai melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Kejaksaan, lanjut Budi, akan menahan GM hingga 20 hari ke depan di Lembaga Permasyarakatan Cempaka.

“Dititipkan di rutan Cempaka. Mudah-mudahan bisa dalam waktu secepatnya mungkin minggu depan diserahkan ke pengadilan,” jelasnya.

Proses pemeriksaan GM sendiri berjalan lancar. GM diperiksa selama 1 jam 30 menit.

“Secara umum tidak ada kesulitan, yang bersangkutan kooperatif,” tutur dia.

Selama diperiksa, GM didampingi kuasa hukum dan keluarga. “Secara teknis 1,5 jam,” terangnya.

Pertanyaan yang diberikan lebih banyak mengoreksi kasus GM. Jaksa optimistis GM bersalah.

“Saat ini Kita tambah yakin, setelah diverifikasi semua alat bukti dan ini lebih dari cukup, penekanan lebih kepada materiil dan formil. Kita optimis saat di persidangan,” yakinnya.

Lalu bagaimana jika GM masih menyangkal tidak bersalah?

“Keterangan tersangka hanya salah satu dari bukti, ada 4 bukti lainnya yang mendukung. Terdakwa mengaku atau tidak itu bukan salah satu yang bisa menyatakan bersalah atau tidak. Kalau tersangka mengaku itu bisa membantu di persidangan. Tapi ada 4 alat bukti lainnya yang kuat,” tegas Budi.

Adapun empat bukti tersebut ialah keterangan saksi, surat, keterangan ahli psikologi, alat bukti petunjuk (CCTV, HP, sarana komunikasi). Pasal yang disangkakan kepada GM, yakni Pasal 82 UU 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tuntutan minimal 6 tahun penjara.

Pantauan apahabar.com, proses pelimpahan GM mendapat pengawalan ketat petugas bersenjata lengkap. GM sendiri enggan berkomentar dan memilih berlalu menuju mobil tahanan.

Baca Juga: Tersandung Asusila, Gusti Makmur Diberhentikan KPU

Baca Juga: Polisi Tepis Isu Politis di Kasus Gusti Makmur

Baca Juga: Tersangka Asusila Siswa Magang, Gusti Makmur Belum Boleh Dibesuk

Baca Juga: Dugaan Asusila Gusti Makmur, Polisi Dalami Kemungkinan Korban Lain

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kandidat Pendamping Paman Birin, PDIP Mantap Daftarkan Empat Nama
apahabar.com

Kalsel

Ketika Abdi Negara di Kotabaru Berharap Kekuatan Doa Anak Yatim
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarbaru: Penggunaan Anggaran Pada 2020 Hanya Untuk Kegiatan yang Diprioritaskan
apahabar.com

Kalsel

Pukau Penonton, 12 Sanggar Seni di Balangan Unjuk Kebolehan
apahabar.com

Kalsel

Peduli Imbas Covid-19, Duta Wisata Tanah Bumbu Salurkan Bantuan untuk Warga  
apahabar.com

Kalsel

Jago Merah Bikin Geger Warga Pegadaian Banjarmasin
Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan

Kalsel

Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan
TPS di Banjarbaru

Kalsel

Dihantam Angin Kencang, TPS di Banjarbaru Porak Poranda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com