BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Ditutup Sementara, Siring Piere Tendean Sepi Rutinitas

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:38 WIB

Ditutup Sementara, Siring Piere Tendean Sepi Rutinitas

Kawasan Siring Tendean sepi aktivitas. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ruang gerak berkumpulnya massa terus dibatasi. Hal itu juga berlaku di Siring Jalan Piere Tendean Banjarmasin.

Wali Kota Ibnu Sina mengumumkan secara resmi penutupan sementara destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin itu.

Informasi penutupan kawasan Siring Tendean selama 14 hari ke depan itu sudah terpampang setiap tempat wisata. Begitu juga kawasan Pasar Terapung Siring Piere Tendean.

Pantauan apahabarcom, di siring di Jalan Piere Tendean. Sabtu (21/3) tampak sebuah spanduk menempel. Dalam spanduk itu bertuliskan informasi meniadakan Pasar Terapung untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Lebih lanjut masyarakat dilarang untuk aktivitas pengumpulan massa dan jangan berjualan di Siring Piere Tendean.

Sementara untuk aktivitas pengunjung, di kawasan Banjarmasin Tengah itu terpantau sepi. Hanya ada segelitir juragan kelotok menunggu orderan masuk.

“Petugas Satpol PP berjaga supaya warga menaati edaran Wali Kota, karena Siring Piere Tendean pusat pengumpulan massa dan sangat mudah penularan virus,” ujar Plt Kepala Satpol PP Ichwan Noor Chalik.

Ichwan menerangkan waktu 14 hari tersebut belum cukup menangkal penyebaran virus yang menyerang sistem pernafasan itu. Sebab Corona sangat mudah menyebar dengan cara bersentuhan langsung.

Apalagi Provinsi Kalimantan Selatan belum menyatakan diri untuk menutup aktivitas atau lockdown. Sehingga kondisi penutupan ini belum bisa ditentukan sampai kapan.

“Kita tidak yakin waktu 14 hari itu cukup, kalau ada orang luar ke Banjarmasin membawa virus,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Fudail warga Kuin Utara belum mengetahui informasi penutupan sementara destinasi-destinasi wisata di Banjarmasin.

“Saya tahunya cuma di berita, makanya kita memantau langsung apakah ditutup atau tidak. Dan ternyata benar sepi,” katanya.

Ia merasa tak keberatan dengan penutupan tempat-tempat wisata yang berada di Banjarmasin ini. Menurutnya, langkah pemerintah sudah tepat untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona.

“Langkah Pemkot Banjarmasin sudah sangat tepat. Jadi dikasih waktu 14 hari, mungkin pemulihan dulu ya, supaya bersih dulu,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menengok Kelenteng Sutji Nurani Banjarmasin
Update Kondisi Pengidap Covid-19 Kalsel 7 April, Simak Rinciannya

Kalsel

Update Kondisi Pengidap Covid-19 Kalsel 7 April, Simak Rinciannya
BNNP

Kalsel

BNNP Mendadak ke DPRD Kalsel, Mau Apa?
Dinsos Kalsel Distribusikan Puluhan Ribu Paket Sembako di Tengah Wabah Covid-19

Kalsel

Dinsos Kalsel Distribusikan Puluhan Ribu Paket Sembako di Tengah Wabah Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Bantu Cegah Covid-19, PKBM BANA Banjarmasin Bagikan 1.000 Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Pelanggaran Etik Komisioner Bawaslu Kalsel: Gugatan Gugur, Adhariani Siap ke MK
apahabar.com

Kalsel

KH Ma’ruf Amin Datang, 311 Personel Amankan Jalur Lalu Lintas
apahabar.com

Kalsel

Anggaran Capai Rp 273 M, Realisasi Baru 70 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com