Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Gelapkan Duit Arisan, Perempuan Muda di Amuntai Dipenjarakan

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 13:00 WIB

Gelapkan Duit Arisan, Perempuan Muda di Amuntai Dipenjarakan

Yulia Anisa, pelaku penggelapan duit arisan online telah meringkus di Sel Mapolres Hulu Sungai Utara. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Uang memang bisa memikat siapa saja. Namun apabila didapat dengan cara yang salah, nyatanya bisa menarik pelakunya ke dalam penjara.

Seperti kejadian yang menimpa Yulia Anisa. Perempuan muda di Amuntai Tengah ini ditangkap lantaran gelap mata terhadap sihir ‘kertas bernilai’ itu.

Modusnya, Yulia menggelar arisan online bodong yang ditawarkannya kepada sejumlah temannya via aplikasi whatsapp, Rabu (15/2).

Korban Arisan Online di Amuntai Terus Berdatangan, Rerata Emak-Emak

Keempat korban, Anita Karmila, Dina Nurhasfarani, Ricca Ananda dan Normina yang tergiur dengan tawaran pelaku lantas membeli arisan tersebut.

“Para korban kemudian mentransfer uang kepada pelaku,” kata Kapolres HSU, AKBP Pipit Subiyanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Kamaruddin, Senin (2/3) malam.

Namun, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Setelah ditransfer uang, pelaku malah lenyap ditelan bumi dan kontaknya pun tak bisa dihubungi. Para korban lantas bingung ke mana harus mencari si pelaku.

Adapun rincian kerugian para korban, yaitu Anita Karmila sebesar Rp9.500.000, Dina Nurhasfarani sebesar Rp16.800.000, Ricca Ananda sebesar Rp4.100.000 dan Normina sebesar Rp1.700.000.

Tak terima dibohongi, salah satu korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres HSU. Informasi pun sampai ke telinga polisi, korban meminta agar pelaku diselidiki dan dicari.

Polisi lalu mendalami dan mencari bukti-bukti. Berdasar hasil penyelidikan, polisi kemudian mencium jejak keberadaan Yulia.

Nyatanya, ia tak lari hingga akhirnya dibekuk polisi di rumahnya, Jalan Penghulu Rasyid RT 2, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, Sabtu (29/2) sekitar pukul 16.00 WITA.

“Dari keterangannya, pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan tindak pidana tersebut,” ujar Kasat.

Kepada polisi, pelaku mengatakan uang itu akan digunakan untuk menutupi utangnya kepada peserta arisan lainnya.

“Uangnya diputar, tapi karena terlalu banyak, pelaku akhirnya kewalahan,” jelas Kasat.

Pelaku kemudian digiring ke Mapolres HSU guna proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, perempuan berusia 21 tahun itu harus merasakan dinginnya lantai penjara.

“Kita akan menjerat pelaku dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Tentang Penipuan,” tegas Kasat

Baca Juga: INFOGRAFIS: Harta Warisan Berujung Maut di Sungai Lulut

Baca Juga: Dugaan Penipuan Simpan Pinjam di Anjir Muara; Pelaku Kelabui Pemilik Ruko

Baca Juga: Jaksa Yakin Bupati Balangan Terlibat Penipuan Cek Kosong

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diduga Jual Narkoba, Polisi Tangkap Putri Sri Bintang Pamungkas dan 1 Rekannya
apahabar.com

Hukum

Wow! Sewa Rental Mobil Kasus KONI Banjarmasin Rp 79 Juta
apahabar.com

Hukum

Kembali Beraksi Setelah Bebas, Penjaga Parkir di Martapura Ini Kembali Tertangkap
apahabar.com

Hukum

Pendukung Bapaslon Bupati Banjar Dianiaya, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi
apahabar.com

Hukum

Penyalahgunaan Narkoba 2018, Polresta Banjarmasin Sita 18 Kilogram Sabu
apahabar.com

Hukum

Sembunyikan Sabu di Kotak Sirup, Pengedar di Simpang Empat Diamankan
apahabar.com

Hukum

Jasad Staf Lion Air Membusuk di Banjarbaru Dikirim ke Balikpapan
apahabar.com

Hukum

Bagi-Bagi Sembako di Banjarmasin Utara, Caleg DPRD Kalsel Akhirnya Disidang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com