Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian Banjir di Haruai Tabalong, Petugas Gabungan Salurkan Makanan dengan Berenang BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet

Giliran Barito Kuala ‘Rumahkan’ ASN

- Apahabar.com Kamis, 26 Maret 2020 - 05:20 WIB

Giliran Barito Kuala ‘Rumahkan’ ASN

Mulai 26 Maret 2020, Pemkab Barito Kuala merumahkan ASN pelaksana dan tenaga kontrak. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terhitung 26 Maret 2020, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Barito Kuala ‘dirumahkan’.

Kebijakan bekerja tersebut berkaitan dengan upaya pencegahan Covid-19. Terlebih dalam update terakhir, Rabu (25/4), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan sudah mencapai 839 orang.

Dalam surat edaran Bupati Batola, periode bekerja dari rumah tersebut dimulai, Kamis (26/3) hingga 14 hari kedepan.

“Sesuai keputusan dan surat edaran Gubernur Kalsel, ASN pelaksana dan tenaga kontrak dapat menjalankan tugas kedinasan dari tempat tinggal,” demikian kutipan surat edaran Bupati Batola.

Meski tidak diwajibkan ke kantor seperti biasa, ASN pelaksana dan tenaga kontrak harus benar-benar berada di rumah.

Mereka hanya dapat meninggalkan rumah untuk keperluan mendesak seperti memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan dan keselamatan, serta harus mendapatkan persetujuan pimpinan.

Keputusan tersebut diambil dalam waktu yang tepat, setelah siswa sekolah dirumahkan. Selama berada di rumah, siswa tetap belajar dan mengerjakan tugas sekolah dalam pengawasan orang tua.

Selain merumahkan ASN pelaksana dan tenaga kontrak, surat edaran tersebut juga meniadakan semua jenis apel, termasuk senam bersama setiap Jumat pagi.
Kendati demikian, tak semua ASN dapat bekerja dari rumah. Pejabat eselon II dan III tetap bekerja di kantor seperti biasa.

Kewajiban serupa juga dikenakan untuk pejabat eselon IV. Bedanya pejabat di level ini masih dapat bergantian ke kantor, sesuai efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan unit organisasi.

Sementara pejabat struktural juga harus dipastikan melaksanakan tugas masing-masing agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tak terhambat.

“Terkait perangkat daerah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, beberapa upaya preventif sudah dilakukan,” sahut Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, Rabu (25/3).

“Upaya yang sudah dilakukan adalah ketersediaan tempat cuci tangan maupun hand sanitizer. Kemudian Mal Pelayanan Publik yang menyediakan banyak pelayanan, disemprot disinfektan sesering mungkin,” tegasnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Bakal Tarik 21 Dokter Spesialis
apahabar.com

Kalsel

Rombongan Terakhir Jemaah Haji HST Diberangkatkan
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ekspor 10 Kontainer Karet ke India
apahabar.com

Kalsel

Polisi di Kalsel Ketipu Calo Akpol, Polda Beber Latar Belakang Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Perampokan Sadis, Modus Baru Kejahatan Jalanan di Gambut

Borneo

Akhir Pekan Bingung ke Mana, Ayo Merapat ke Murjani Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Mapolsek Banjarmasin Tengah Terbakar
apahabar.com

Borneo

150 M untuk Menampung 275 Ton Sampah Per Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com