Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Harga Minyak Turun, Menko Luhut Sarankan Pemerintah Cermati Kebijakan

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 06:30 WIB

Harga Minyak Turun, Menko Luhut Sarankan Pemerintah Cermati Kebijakan

Ilustrasi tambang migas. Foto-iStockPhoto

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koodinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan berharap pemerintah Indonesia cermat mengambil kebijakan pasca-anjloknya harga minyak dunia.

“Tadi saya sudah bilang di istana, harga ini kan mesti dicermati baik-baik. Tidak boleh juga buru-buru. Karena bukan Indonesia saja, semua dunia kena,” tegas dia seusai mengisi rapat pembahasan kawasan pariwisata Borobudur.

Alasannya, penurunan harga minyak dunia baru saja berlangsung, sehingga ia merasa masih terlalu prematur bagi pemerintah Indonesia untuk memutuskan kebijakan.

“Kita belum tahu. Ini kan perkelahian Rusia dan Arab Saudi,” tandas Menko Luhut.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan langkah antisipasi agar kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan dengan baik saat harga dunia tengah anjlok parah. Harga minyak mentah berjangka Brent anjlok 30 persen menjadi USD 31,02 per barel.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, penurunan harga minyak harus diantisipasi dengan baik, sehingga kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan normal dan target produksi tidak terdampak oleh penurunan harga tersebut. Untuk mendapatkan kebijakan yang tepat, SKK Migas berkoordinasi dengan Kontraktor KKS membahas langkah-langkah yang akan dilakukan.

“Kami berkoordinasi dengan Kontraktor KKS untuk membahas langkah-langkah agar kegiatan operasi dan pengembangan di lapangan dapat tetap dilaksanakan sesuai Work, Program and Budget (WP&B) tahun 2020 yang sudah disepakati bersama,” kata Dwi di Jakarta, Senin (9/3/2020).

SKK Migas memantau kegiatan investasi dan produksi KKKS, melalui rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/PoD), rencana program tahunan (Work, Program and Budget/ WP&B), serta melalui persetujuan Authorization for Expenditure (AFE).

Melalui evaluasi tersebut, SKK Migas dapat mengetahui keekonomian masing-masing lapangan. Data inilah yang kemudian dijadikan dasar untuk menyusun strategi agar kegiatan operasi dan pengembangan lapangan tidak terhenti ketika harga minyak turun. (lip6)

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Peluang Impor LNG Makin Terbuka

Baca Juga: Pertamina Eksplorasi Kandungan Minyak Hulu Sungai Selatan

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Gas Industri Turun, Menperin: Penerimaan Negara Akan Naik
apahabar.com

Ekbis

Menguat di Awal Pekan, IHSG Tembus Level Psikologis 5.000
apahabar.com

Ekbis

Gapki Tepis Isu Perusahaan Sawit Rusak Ekosistem
apahabar.com

Ekbis

BI Kalsel Gelar Video Conference Jelang FESyar KTI 2019
apahabar.com

Ekbis

Penjualan Emas Freeport Turun 24 Persen
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Membaik pada Kuartal III
apahabar.com

Ekbis

Desember, Jokowi Digadang Resmikan Operasional Bandara Syamsudin Noor Internasional
Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB

Ekbis

Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com