MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Hentikan Penyebaran Corona, Inggris Lockdown Tiga Pekan

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 11:13 WIB

Hentikan Penyebaran Corona, Inggris Lockdown Tiga Pekan

Perdana Menteri UK Boris Johnson meninggalkan Downing Street di London, Inggris, Rabu (12/02). Foto-Reuters/Hannah Mckay

apahabar.com, LONDON – Perdana Menteri Boris Johnson, Senin (23/03), akhirnya memberlakukan lockdown (karantina wilayah) di Inggris, setidaknya selama tiga pekan, guna menghentikan penyebaran virus corona.

Berdasarkan ketentuan itu, masyarakat diharuskan tinggal di rumah.

Semua toko, kecuali yang menjual barang-barang kebutuhan utama, harus segera ditutup dan orang-orang tidak boleh lagi bertemu dengan keluarga atau teman yang tidak tinggal di tempat yang sama. Yang tidak patuh bisa didenda, Johnson mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi.

Johnson sebelumnya terus menolak tekanan untuk memberlakukan karantina wilayah secara penuh, bahkan ketika negara-negara Eropa lainnya sudah melakukannya.

Ia akhirnya terpaksa mengubah taktik karena kemungkinan sistem kesehatan Inggris bisa kewalahan mengatasi wabah.

Jumlah kematian akibat virus corona di Inggris pada Senin melonjak 54 menjadi 335.

Pada hari yang sama, pemerintah mengatakan militer akan membantu mengirimkan jutaan alat pelindung diri, termasuk masker, kepada para petugas kesehatan yang mengeluh kekurangan.

“Mulai malam ini, saya harus memberikan perintah sederhana kepada rakyat Inggris – Anda harus tinggal di rumah,” kata Johnson.

Masyarakat hanya akan diizinkan keluar dari rumah untuk berbelanja kebutuhan pokok, berolahraga, memerlukan layanan medis, memberikan perawatan atau bepergian ke dan dari tempat kerja jika benar-benar diperlukan.

Johnson memperingatkan bahwa, jika warga tidak mengikuti aturan, polisi akan turun tangan, termasuk dengan menjatuhkan denda dan membubarkan pertemuan.

Perintah baru itu akan ditinjau dalam tiga minggu dan, jika memungkinkan, akan dilonggarkan.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Erick Thohir Nilai Keputusan Pemerintah Tidak Lockdown Tepat
apahabar.com

Nasional

Pemecatan Dirut Garuda, Jokowi: Pesan Menteri BUMN Tegas
apahabar.com

Nasional

Kabupaten PPU dan Kukar Jadi Ibu Kota, Isran Koordinasi dengan Wali Kota
Cegah Longsor, Jokowi Tanam Akar Wangi di Sukajaya Bogor

Nasional

Cegah Longsor, Jokowi Tanam Akar Wangi di Sukajaya Bogor
Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel

Nasional

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Kerusuhan di Rutan Siak, Satu Polisi Tertembak!
apahabar.com

Nasional

Dua Hari Sempat Turun, Kasus Baru Corona di China Naik Lagi
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com