Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

IDI Kalsel Tanggapi Wafatnya Satu PDP RSUD Ulin

- Apahabar.com Rabu, 18 Maret 2020 - 15:50 WIB

IDI Kalsel Tanggapi Wafatnya Satu PDP RSUD Ulin

RSUD Ulin Banjarmasin memastikan diri siap menangani pasien suspect corona. Bahkan ada 10 ruang isolasi khusus disiapkan. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARBARU – Satu dari enam pasien dalam pengawasan (PDP) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin meninggal dunia sebelum hasil lab keluar.

Mungkinkah pasien suspect virus menular itu lambat mendapat penanganan?

“Belum tahu, dan sebenarnya bukan lambat. Tapi kondisi penyakitnya sendiri yang berat,” ujar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel Dokter Mohammad Rudiansyah kepada apahabar.com, Rabu (18/3) siang.

Karena menurutnya, baik positif maupun negatif. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19 mendapat penanganan yang sama.

“Positif atau negatif, penanganannya sama,” tegasnya.

Yang membedakan, kata dia, apakah sudah terpapar atau belum.

“Yang beda adalah justru siapa saja yang sudah terpapar sehingga harus diawasi jadi orang dalam pemantauan (ODP) bila tanpa gejala,” jelasnya.

Begitupula pada PDP, bila bergejala harus terus dipantau.”Jika PDP terus dilakukan pemeriksaan juga,” tambahnya.

Kedua hal itu diterangkannya menjadi penting guna mencegah untuk jangan sampai menularkan lagi.

Untuk diketahui pasien suspect yang dinyatakan meninggal dunia hari ini merupakan rujukan dari salah satu rumah sakit di Banjarmasin, pada 16 Maret 2020 lalu.

Sampai saat ini, Dinas Kesehatan Kalsel maupu RSUD Ulin Banjarmasin masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium keenam pasien suspect Covid-19 keluar.

Sebelumnya, satu dari enam pasien dalam pengawasan (PDP) RSUD Ulin Banjarmasin meninggal dunia.

Sebelum dinyatakan meninggal, pasien itu disebut pernah berangkat ke luar daerah. Tepatnya ke Jogjakarta.

Selama tiga hari, pasien Ulin-6 mempersiapkan purnatugasnya di sana. Semua ASN Pemkot Banjarmasin yang hampir pensiun memang kerap berkunjung ke Kota Gudeg itu.

Sepulangnya, pasien Ulin-6 dalam kondisi tidak sehat. Singkat cerita, ia langsung dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Banjarmasin.

Karena sakitnya kian parah, dia kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin pada Senin 16 Maret, sekitar pukul 20.20.

“Sempat dirawat di rumah sakit Jogjakarta selama tiga hari tetapi diagnosa bukan Covid-19. Hanya diabetes saja,” ujar Kepala Dinkes Banjarmasin Machli kepada apahabar.com, siang tadi.

Yogyakarta, salah satu daerah yang terinfeksi corona. Karenanya, kata Machli, sepulang dari sana Ulin-6 langsung masuk dalam pengawasan jajarannya.

“Turun dari bandara langsung dirawat di Rumah Sakit karena dia pulang atas permintaan sendiri,” pungkasnya.

Namun begitu, Machli enggan menyimpulkan kematian pasien Ulin-6 berkelindan dengan virus menular.

Pihaknya masih menunggu hasil uji labotarium yang dilakukan pihak ahli keluar.“Pastikan dulu diagnosanya karena ini PDP,” tuturnya.

Menurut RSUD Ulin Banjarmasin, pasien dengan kode Ulin-6 itu terindikasi diabetes melitus dan pneumonia.

“Saat dilakukan pemeriksaan dan lainnya. Ditemukan penyakit diabetes melitus dan pneumonia. Ini dilakukan dokter RSUD Ulin Banjarmasin,” ucap Kepala Dinkes Kalsel, Muhammad Muslim saat jumpa pers, Rabu (18/3) pagi.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jokowi Diagendakan Meresmikan Terminal Baru Syamsudin Noor Desember Ini
Cuaca

Banjarbaru

Cuaca Buruk, Satu Pesawat Tujuan Banjarmasin Dialihkan ke Balikpapan
apahabar.com

Kalsel

ABK TB Selwin Tewas Dalam Kamar Mesin, Rekannya Temukan Kejanggalan
apahabar.com

Kalsel

Di Kalsel, Bappenas Beberkan Alasan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan
Pemakaman Penderita Covid-19 Tapin, Keluarga Wajib Baca Imbauan MUI

Kalsel

Pemakaman Penderita Covid-19 Tapin, Keluarga Wajib Baca Imbauan MUI
apahabar.com

Kalsel

Bupati Kotabaru Sanksi Kepala BKPPD Jika Terbukti Salah
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kalsel: Pemprov Belum Optimal Tangani Perbatasan
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak Selatan, Dinsos Kalsel Salurkan Bantuan Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com