Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Imbas Covid-19, Layanan Paspor di Banjarmasin Dibatasi

- Apahabar.com Jumat, 27 Maret 2020 - 13:38 WIB

Imbas Covid-19, Layanan Paspor di Banjarmasin Dibatasi

Petugas Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin ikut berkampanye #dirumahaja seiring wabah Covid-19. Foto-Humas Imigrasi Banjarmasin

apahabar.com, BANJARBARU – Imbas mewabahnya Corona (Covid-19), Kantor Imigrasi Banjarmasin membatasi pelayanan paspor.

Pelayanan paspor hanya akan diberikan dengan syarat. Seperti sangat mendesak; orang sakit yang tidak bisa ditunda penanganannya atas rujukan dokter; orang dengan kepentingan yang tidak dapat ditunda.

“Sejak hari ini kita telah mengikuti anjuran surat edaran dalam rangka mendukung program pemerintah untuk tetap di rumah sebagai upaya pencegahan penyebarluasan Covid-19 selain itu juga untuk melindungi petugas kami yang berisiko tinggi tertular saat bertugas,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Anton Helistiawan kepada apahabar.com, Kamis (26/3) sore.

Adapun surat edaran yang dimaksud ialah dari Plt. Direktur Jenderal nomor IMI-GR.01.01-2114 tentang pembatasan layanan keimigrasian dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 dilingkungan Kantor Imigrasi.

“Juga diinformasikan kepada orang asing untuk tidak perlu mengajukan permohonan izin tinggal keadaan terpaksa karena apabila izin tinggal telah melewati batas waktu atau overstay akan diberikan biaya beban dengan tarif nol rupiah dengan catatan ia masuk ke wilayah Indonesia setelah 05 Februari 2020,” jelasnya.

Selain di Banjarmasin, unit Layanan Paspor Barabai juga menerapkan hal yang sama sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Mengingat saat ini di beberapa negara sedang melakukan lock down sehingga tidak bisa dikunjungi tentunya tidak ada masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri,” terangnya.

Ia pun meminta kepada media agar dapat menginformasikan terkait hal ini kepada masyarakat.

“Mohon bantuan media untuk menyebarluaskan informasi terkait pembatasan pelayanan tersebut agar masyarakat mengetahui dan mendukung kebijakan ini untuk bersama-sama melawan dan menghentikan penyebaran covid-19 di Indonesia khususnya di wilayah kalimantan selatan,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Balangan Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Kalsel

Balangan Menuju Wilayah Bebas Korupsi
apahabar.com

Kalsel

Polisi Periksa Kejiwaan Nasruddin, ‘Nabi’ dari Kakahan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kisah Farah, Sempat Sulit Bernapas Saat Jadi Paskibraka Kalsel
Ketua PDIP Tala Dorong Dana Desa untuk Produksi Masker

Kalsel

Ketua PDIP Tala Dorong Dana Desa untuk Produksi Masker  
apahabar.com

Kalsel

Mapala Uniska Heboh, Paman Birin Ikut Panjat Tebing
apahabar.com

Kalsel

Cara Komunitas Motor Bold Riders Banjarmasin Maknai Hari Sumpah Pemuda 2020
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Pemicu Kebakaran di Mapolsek Banjarmasin Tengah
apahabar.com

Kalsel

Sukses Jalankan Program Angkutan Pelajar, Kemenhub RI Hadiahi Dishub Banjarbaru Bus Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com