Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas!

Ingin Viral, Zaman Sebar Video Hoaks Covid-19 di Banjarbaru

- Apahabar.com Jumat, 27 Maret 2020 - 21:36 WIB

Ingin Viral, Zaman Sebar Video Hoaks Covid-19 di Banjarbaru

Pelaku penyebar hoaks di Banjarbaru yang diamankan polisi. Foto-Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Saat masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait virus Corona, seorang pria di Banjarbaru malah menyebar video hoaks terkait seorang perempuan yang tergeletak di halaman rumah.

Pemuda iseng itu diketahui bernama Badrud Zaman (27), warga Jalan Bumi Berkat 7, Nomor 4, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru.

Kesimpulannya, video itu hoaks. Setelah perempuan tersebut diperiksa oleh Dinas Kesehatan Banjarbaru yang meliputi pengecekan suhu tubuh yang bersangkutan dinyatakan sehat. Namun keadaan psikis perempuan tersebut diketahui terganggu akibat permasalahan keluarga.

Tak tunggu lama, Tim Patroli Cyber Polres Banjarbaru bergerak mencari pelaku pembuat dan penyebar video hoaks tersebut karena telah membuat resah masyarakat Banjarbaru.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 Wita polisi berhasil mengamankan pelaku saat tengah bekerja di sebuah warung di Jalan Pangeran Hidayatullah Kota Banjarbaru.

“Kami sudah mengamankan pelaku pembuat video hasil rekamannya ke status whatsApp dan mengupload video tersebut ke Facebook miliknya atas nama Dika Nanda,” ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso saat konferensi pers di Mapolres Banjarbaru, Jumat (27/3) malam.

Dikatakannya, niat pelaku hanya ingin viral. “Ingin viral dengan memberitahukan bahwa di Kota Banjarbaru ada korban virus Corona,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan UU ITE sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat 2 dan atau pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana terhadap pelaku penyebar berita bohong / Hoax dengan ancaman hukuman 3 Tahun Penjara.

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati hati dalam membagikan suatu berita yang belum tentu kebenarannya ke media sosial,” imbau Kapolres.

Dan, lanjutnya bagi penerima berita agar selalu cek fakta sebenarnya terlebih dahulu melalui sumber yang kredibel.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sosok Bripka Leo, Polisi yang Gugur Saat Penyerangan di Polsek Daha Selatan
apahabar.com

Kalsel

Mulai Melandai, Hari Ini Kalsel Catat 31 Pasien Covid-19 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Hendak Selfie, Remaja Tewas di Air Terjun Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pakai Helm Full Face, Warga Tamban Adu Argumen dengan Tim Gabungan Prokes Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Safari Ramadan di Banjar, Kapolda Kalsel Doa Bersama Kedamaian Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Petugas KPPS Banjarmasin Hanya Dirapid Test, Epidemiolog Beberkan Bahayanya
apahabar.com

Kalsel

Kejari Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Supiani akan Dampingi Abdul Hadi di Pilkada Balangan 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com