Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain!

Iuran BPJS Batal Naik, Pangeran Khairul Saleh: Pelayanan Jangan Sampai Turun

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 11:28 WIB

Iuran BPJS Batal Naik, Pangeran Khairul Saleh: Pelayanan Jangan Sampai Turun

Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalsel Pangeran Khairul Saleh. Foto-istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPR RI asal Kalimantan Selatan, Pangeran Khairul Saleh memberikan catatan penting kepada pemerintah, perihal Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Senin (9/3).

Secara tegas, Pangeran menekankan, jangan sampai kualitas pelayanan BPJS Kesehatan kepada masyarakat menurun dengan alasan iuran BPJS kembali seperti semula.

“Dengan catatan bahwa pelayanan yang didapat oleh masyarakat harus sesuai dengan pelayanan sebelumnya (saat naik),” ujar Pangeran kepada¬†apahabar.com¬†via seluler.

“Jangan menjadikan batalnya kenaikan iuran BPJS ini sebagai alasan untuk menurunkan standar pelayanan kesehatan,” sambungnya.

Mantan Bupati Banjar dua periode itu sangat mengapresiasi keputusan MA membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang tertuang dalam Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Apalagi, ungkapnya, keputusan pemerintah dalam menaikkan iuran BPJS mendapat banyak penolakan dari masyarakat luas, karena dianggap kurang memperhatikan aspek keadilan dari pelaksanaan UU BPJS itu sendiri.

“Saya sangat bersuka cita dan bersyukur atas keputusan ini, karena masyarakat Indonesia khususnya konstituen di dapil saya Kalimantan Selatan, pasti lega dan tidak lagi harus merasakan kecemasan karna tidak sanggup membayar iuran BPJS yang meningkat drastis,” tururnya.

Pangeran Khairul Saleh berharap, ke depannya pemerintah bisa lebih menerima masukan dari berbagai pihak dalam mengambil keputusan penting.

“Apalagi yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Pemerintah jangan sampai mengesampingkan masukan-masukan dari berbabagi pihak,” harapnya.

Sementara terkait defisit keuangan BPJS Kesehatan, yang melatarbelakangi pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan, pemerintah harus mencari formula lain.

“Perihal defisit keuangan dari BPJS, saya harap pemerintah menemukan formula lain untuk menanggulangi masalah defisit tersebut, tetapi tidak dengan cara menaikan iuran BPJS yang akan meresahkan rakyat,” harapnya.

Baca Juga: Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

2020, RUPM Tambah Modal PDAM Intan Banjar Rp35 M
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Haris-Ilham Mendaftar ke KPU Banjarmasin Diarak Mobil Bak Terbuka
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Cuti Kampanye Pilkada 2020, Hermansyah Pegang Kendali Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Dicap Gagal, Jubir: Belajar dari Thailand
apahabar.com

Kalsel

Puskesmas Libur di Idul Fitri, Ketua YLK: Pikirkan Nasib Pasien
apahabar.com

Kalsel

Jalin Koordinasi, Satpolairud Polres Tala Silaturahmi dengan Kades Muara Kintap
apahabar.com

Kalsel

Anwar Rela Uang Pensiunnya Dipotong Demi Kartu Hijau
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19 dan Setop Karhutla Gencar Disosialisasikan Polsek Tanta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com