Kesiapan MTQ Kalsel di Tanbu Capai 50 Persen Ditetapkan KPK Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bantah Terlibat Suap INNALILLAHI! Bocah 7 Tahun di Baharu Utara Kotabaru Tewas Dipatuk Kobra Jadi Tersangka Suap, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Miliar Rupiah Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes

Jadi Pendemi Global, Rupiah Terpapar Kebijakan WHO

and - Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 11:53 WIB
and - Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 11:53 WIB

Jadi Pendemi Global, Rupiah Terpapar Kebijakan WHO

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global. Foto-EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (12/3) pagi melemah pasca-kebijakan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi.

Pada pukul 10.07 WIB, rup iah bergerak melemah 85 poin atau 0,59 persen menjadi Rp14.459 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.374 per dolar AS.

Sementara, aset berisiko termasuk rupiah diperkirakan masih akan tertekan pada hari ini.

“Sentimen negatif kelihatannya kembali menyambangi pasar keuangan setelah WHO mengumumkan bahwa status wabah Corona menjadi pandemik dari sebelumnya epidemik,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, Kamis (12/3).

Pada Rabu kemarin, WHO menyatakan COVID-19 sebagai pandemi. Artinya wabah itu menyebar luas ke seluruh dunia.

Italia dan Iran kini berada di garis depan penyakit tersebut, dan sejumlah negara lainnya akan menyusul.

Virus yang pertama kali muncul di China pada Desember tahun lalu itu, meluas ke seluruh dunia hingga menghentikan kegiatan industri, menunda penerbangan di berbagai negara, menutup sekolah serta memaksa penundaan pertandingan olahraga serta sejumlah konser musik.

Kini virus tersebut disebut telah menginfeksi 118.000 orang di 114 negara dan telah menelan 4.291 korban jiwa, dengan perkiraan jumlah tersebut akan terus meningkat.

Ariston memprediksi rupiah hari ini berpotensi koreksi di kisaran Rp14.370 per dolar AS hingga Rp14.500 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.490 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.323 per dolar AS.

PENDEMI GLOBAL 

WHO secara resmi telah mengumumkan bahwa penyebaran virus corona telah menjadi pandemi bukan lagi epidemi.

“Kami mengingatkan semua negara untuk mengambil langkah sigap dan siap. Kami telah menggaungkan peringatan dengan keras dan jelas,” ujar Direktur HO Tedros Adhanom Ghebreyesus dilansir Kompas.com, Rabu (11/3).

Pasca-penetapan ini, WHO meminta semua negara untuk melakukan beberapa hal berikut:

Pertama, mengaktifkan dan meningkatkan mekanisme tanggap darurat.

Kedua, berkomunikasi dengan publik tentang risiko dan bagaimana mereka dapat melindungi diri sendiri.

Ketiga, menemukan, memisahkan, menguji, dan mengobati setiap kasus Covid-19 dan melacak setiap kontak yang berkaitan.

Baca Juga: Update Corona, Bintang Film hingga Pemain Juventus Terinfeksi

Baca Juga: Update Virus Corona: WHO Sebut Korban Meninggal Mencapai 4.012 Orang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Tiket Pesawat Jadi Atensi di Kaltara
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Minta Pemerintah Perhatikan Sektor Ekonomi Terdampak Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Akhir Tahun, Stimulus Rp1.039 Triliun Ditarget Terealisasi
emas

Ekbis

Setelah 3 Hari, Harga Emas Akhirnya Turun
apahabar.com

Ekbis

Masuknya Investor Buat Produksi Daging Sapi di Tanah Air Terus Meningkat

Ekbis

Kades Kesulitan Bikin Perencanaan Dana Desa
apahabar.com

Ekbis

Lepas 4 Ton Daun Gulinggang ke Jepang, Pengekspor di Banjarbaru Patut Lirik Cina
apahabar.com

Ekbis

Minyak Naik karena Optimisme Pengurangan Produksi OPEC+
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com