Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru Pulang ke Banjarmasin, Jemaah Ijtima Ulama Dunia Diobservasi Update Corona di Kalsel 31 Maret: Jumlah Pasien Positif Bertambah Tiga Wafat Usai dari Bandung, Warga Landasan Ulin Kuatir Covid-19 Bertambah Dua, WNA di Palangka Raya Positif Corona




Home Pemko Banjarbaru

Kamis, 26 Maret 2020 - 14:10 WIB

Jemput 9 Santri dari Malang, Said Abdullah: Mereka Sehat

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Sekdakot Banjarbaru saat menjemput 9 santri yang datang dari luar daerah di Bandara Syamsudin Noor. Foto-Istimewa

Sekdakot Banjarbaru saat menjemput 9 santri yang datang dari luar daerah di Bandara Syamsudin Noor. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – 9 santri dari Malang, Jawa Timur, yang baru tiba di Banjarbaru Rabu kemarin, langsung dijemput oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah.

Said yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, menjemput santri tersebut di Terminal Kedatangan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Tim Dinkes pun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyemprotan cairan disinfektan kepada 9 santri beserta barang bawaannya.

“Kami sengaja datang ke Bandara Syamdsudin Noor ini untuk menjemput 9 warga Banjarbaru yang dipulangkan dari pondok pesantren di Lawang Malang Jawa Timur, di mana hasil dari pendataan kami 9 orang ini dalam keadaan sehat,” ujar Said.

Baca juga :  Memajukan Pembangunan di Banjarbaru Melalui Safari Jumat

Meski dinyatakan sehat, pihaknya tetap melaksanakan standar operasional prosedur gugus tugas terkait pemeriksaan mendetail.

Berdasarkan prosedur, 9 santri itu harus melapor ke Puskesmas dalam waktu empat belas hari dengan perlakuan khusus. Misalnya, tidak boleh keluar rumah.

“Lalu, jaga pola hidup sehat, cuci tangan pakai sabun, makan yang bergizi dan tolong jangan dibawa keluar rumah untuk silaturahmi dan juga jangan dijenguk selama empat belas hari,” ungkapnya.

Said meyakini 9 santri dalam kondisi sehat. Namun, ia tidak ingin mengambil risiko.

Saat ini, semua santri pun sudah di jemput keluarganya. Namun satu di antaranya yang tidak dijemput akan diantar langsung ke rumahnya.

Baca juga :  Momen Hari Ibu, Pemkot Banjarbaru Ingin Berdayakan Peran Perempuan

“Untuk memberikan penjelasan kepada orang tuanya supaya melakukan prosedur tentang pencegahan ini secara sempurna insya Allah,” jelasnya.

Ia pun memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Beberapa di antaranya, tidak keluar rumah dan segera melapor jika ada warga yang mengalami gejala demam atau sesak napas.

Lalu, jika menemukan orang orang asing agar segera melapor kepada instansi terkait.

“Kalau ada menemukan orang-orang asing di sekitar rumah kita cepat lapor kami akan datang ke sana untuk memantau secara keseluruhan,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Puja Mandela

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sholat Subuh Berjamaah Bersama Habib Murtadho
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Satukan Perbedaan, Pemkot Banjarbaru Eratkan Silaturahmi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Minta Pelajar Miliki Etika Berlalu Lintas
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Usai Diklatpim, Nadjmi Minta Banyak Temukan Inovasi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Seluruh Kawasan Publik di Banjarbaru Akan Disemprot Disinfektan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Sosialisasikan Kelurahan Layak Anak
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Jaring Atlet Berkarakter Lewat Turnamen Voli Gareli Cup 2020
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Walikota Tinjau Lokasi Kebakaran Cempaka