ga('send', 'pageview');
Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual Sederet Alasan Dua Konfederasi Buruh Dukung Sahbirin-Muhidin di Pilkada Kalsel 2020 Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Jemput 9 Santri dari Malang, Said Abdullah: Mereka Sehat

- Apahabar.com Kamis, 26 Maret 2020 - 14:10 WIB

Jemput 9 Santri dari Malang, Said Abdullah: Mereka Sehat

Sekdakot Banjarbaru saat menjemput 9 santri yang datang dari luar daerah di Bandara Syamsudin Noor. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – 9 santri dari Malang, Jawa Timur, yang baru tiba di Banjarbaru Rabu kemarin, langsung dijemput oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah.

Said yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, menjemput santri tersebut di Terminal Kedatangan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Tim Dinkes pun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyemprotan cairan disinfektan kepada 9 santri beserta barang bawaannya.

“Kami sengaja datang ke Bandara Syamdsudin Noor ini untuk menjemput 9 warga Banjarbaru yang dipulangkan dari pondok pesantren di Lawang Malang Jawa Timur, di mana hasil dari pendataan kami 9 orang ini dalam keadaan sehat,” ujar Said.

Meski dinyatakan sehat, pihaknya tetap melaksanakan standar operasional prosedur gugus tugas terkait pemeriksaan mendetail.

Berdasarkan prosedur, 9 santri itu harus melapor ke Puskesmas dalam waktu empat belas hari dengan perlakuan khusus. Misalnya, tidak boleh keluar rumah.

“Lalu, jaga pola hidup sehat, cuci tangan pakai sabun, makan yang bergizi dan tolong jangan dibawa keluar rumah untuk silaturahmi dan juga jangan dijenguk selama empat belas hari,” ungkapnya.

Said meyakini 9 santri dalam kondisi sehat. Namun, ia tidak ingin mengambil risiko.

Saat ini, semua santri pun sudah di jemput keluarganya. Namun satu di antaranya yang tidak dijemput akan diantar langsung ke rumahnya.

“Untuk memberikan penjelasan kepada orang tuanya supaya melakukan prosedur tentang pencegahan ini secara sempurna insya Allah,” jelasnya.

Ia pun memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Beberapa di antaranya, tidak keluar rumah dan segera melapor jika ada warga yang mengalami gejala demam atau sesak napas.

Lalu, jika menemukan orang orang asing agar segera melapor kepada instansi terkait.

“Kalau ada menemukan orang-orang asing di sekitar rumah kita cepat lapor kami akan datang ke sana untuk memantau secara keseluruhan,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Tanpa Jam Malam, PSBB Banjarbaru Beda dari Banjarmasin
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

RSDI Banjarbaru Akan Jadi Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Minta Pelaku UMKM Terus Berkreasi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kelurahan Mentaos Juara Masak Serba Ikan
apahabar.com

Kalsel

Swab Keluar, PDP Kabur di Banjarbaru Positif Covid-19
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

PKK Banjarbaru Ikuti Lima Lomba Tingkat Kalsel
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Kembali Raih Prestasi di Tingkat Nasional
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Adhani Ungkap Alasan PSBB Diterapkan di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com