Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Jika Kalsel Terjangkit Corona, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes

- Apahabar.com Kamis, 19 Maret 2020 - 21:44 WIB

Jika Kalsel Terjangkit Corona, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes

Jajaran Dinas Kesehatan Kalsel saat menggelar jumpa pers terkait update penanganan pasien suspect Corona, Rabu (18/3). Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah kematian akibat Covid-19, atau Virus Corona terus bertambah.

Mendengar kabar itu, pemerintah daerah makin ramai menyingsingkan lengan baju.

Mengantisipasi penularan virus mematikan itu aktifitas keramaian di Kalimantan Selatan perlahan sudah dikurangi.

Pasar Terapung di Banjarmasin ditiadakan, tempat hiburan malam ditutup, hingga pergelaran car free day di Jalan Lambung Mangkurat.

Lantas, bagaimana jika di Kalsel kedapatan patient zero alias pasien nol yang pertama kali terinfeksi Corona?

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menjawab hal itu. Baginya yang terpenting upaya preventif sudah dilakukan.

“Nanti akan dievaluasi di Gugus Tugas Covid-19 Provinsi,” kata Muslim, Kamis (19/3).

Dia menyebut jika terdapat pasien positif Corona, yang pertama dilakukan adalah membawa kasus itu ke meja gugus tugas. Dan yang pasti, standar operasional medis yang sudah ada diterapkan.

Dia juga enggan berandai-andai kasus jika tersebut terjadi. Yang jelas, ucapnya, pemerintah akan terus melakukan langkah antisipasi dan mengambil sikap jika terjadi di Kalsel.

Lebih lanjut soal lockdown di daerah, Muslim tak mau berbicara banyak. Soal itu menurutnya hal tersebut bukan di bawah naungan Dinas Kesehatan.

“Soal itu bukan ranahnya Dinas. Itu kan ada gugus tugas dan yang lebih menangani soal itu,” sambungnya.

82 Kasus Baru

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan ada penambahan jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 sejak kemarin.

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia bertambah menjadi 309 kasus.

“Total hari ini ada 309,” kata Yuri dalam keterangan pers di Gedung BNPB seperti dikutip dari merdeka.com, Kamis (19/03).

Sebelumnya, kasus positif yang ada berjumlah 227. Dengan adanya data baru, berarti ada penambahan 82 orang positif terjangkit virus Corona.

Yurianto juga menyebut ada 15 kasus yang sembuh dan pasien boleh pulang. Sedangkan yang meninggal ada 25 orang atau 8 persen dari kasus corona yang dirawat di Indonesia. (*)

Bali tidak ada penambahan kasus ada 1 orang
Banten 10 orang, jadi 27 orang
DIY 2 orang, jadi 5 orang
DKI Jakarta 52 orang, jadi 210 orang
Jabar 2 orang, jadi 26 orang
Jateng 4 orang, jadi 12 orang
Jatim 1 orang, jadi 9 orang
Kalbar jadi 2 orang
Kaltim 2 orang, jadi 3 orang
Riau 2 orang, jadi 3 orang
Sulut 1 orang
Sumut 1, jadi 2 orang
Sulsel 2 orang
Lampung 1 orang

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Irigasi Perpompaan

Pemprov Kalsel

Disbunnak Kalsel Buatkan Irigasi Perpompaan untuk Kelompok Tani di HST
Netralitas ASN

Pemprov Kalsel

Datangi Balai Kota, Pj Wali Kota Banjarmasin Singgung Netralitas ASN di PSU

Pemprov Kalsel

Selama Ramadhan 1442 H, Begini Jam Kerja ASN Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel

Paman Birin Pastikan Jokowi Hadiri HPN 2020 di Kalsel
PPKM

Pemprov Kalsel

Masih Tunggu Surat Gubernur, Pemprov Kalsel Belum Sahkan PPKM Skala Mikro
Kalsel

Pemprov Kalsel

Pj Gubernur Safrizal ZA: Pemprov Siap Kawal PSU Pilgub Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Hadiri Rektor Cup di UIN Antasari, Paman Birin Dukung Kepemudaan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Gubernur Sahbirin Noor Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com