Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Jokowi: Diskon Tiket Tidak Akan Tambah Penyebaran Virus Corona

- Apahabar.com Senin, 2 Maret 2020 - 17:24 WIB

Jokowi: Diskon Tiket Tidak Akan Tambah Penyebaran Virus Corona

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Senin (02/03). Foto-Antara/Desca Lidya Natalia

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pemberian diskon tiket dan sejumlah insentif tarif hotel untuk 10 daerah wisata di Indonesia tidak akan menambah penyebaran Virus Corona jenis baru (COVID-19) di Indonesia.

“Tidak, insentif itu kan kita berikan kepada wisatawan dari daerah-daerah yang sudah diperkirakan tidak menjadi episentrum dari Virus Corona,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (02/04).

Pada hari ini, Presiden Jokowi mengumumkan dua orang warga negara Indonesia (WNI) yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat, yang positif terjangkit Virus Corona jenis baru dan saat ini sedang dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso sejak 1 Maret 2020.

Sedangkan pekan lalu pemerintah memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk memulihkan kembali sektor pariwisata yang sempat terhantam dampak Virus Corona. Diskon ini akan diberikan mulai 1 Maret 2020.

“Saya kira sudah dihitung semuanya, karena kita ingin kasus-kasusnya terselesaikan, tapi ekonomi kita juga pada kondisi yang baik dan normal. Itu keinginan kita,” tambah Presiden Jokowi.

Sedangkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan insentif tersebut diberikan kepada wisatawan asing dengan tingkat risiko Virus Corona rendah.

“Jadi pariwisata jalan, tentu dari wisatawan mancanegara yang risikonya rendah dan kita sudah punya protokol untuk itu. Kedua, yang utama mendorong wisata dalam negeri, wisata Nusantara, dan juga kegiatan-kegiatan MICE dari kementerian, jadi itu yang untuk menunjang industri pariwisata,” ungkap Airlangga.

Diskon tiket pesawat sendiri diberikan hingga separuh harga alias 50 persen terhadap harga tiket.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan diskon tersebut akan diberikan untuk 25 persen kursi per pesawat yang terbang ke 10 destinasi pilihan selama 3 bulan sejak 1 Maret sampai 31 Mei 2020.

Pemerintah sendiri memberikan diskon untuk tiket pesawat mulai dari 45-50 persen. Pertama, diskon diberikan sebesar 45 persen dari harga tiket untuk penerbangan pada maskapai full service.

Kedua, untuk pesawat medium class akan diberikan diskon tiket sebesar 48 persen. Ketiga maskapai low cost carrier akan mendapatkan diskon 50 persen dari harga tiket.

Diskon diberikan untuk penerbangan ke 10 destinasi wisata pilihan, yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit-Danau Toba, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.

Setidaknya akan ada 430 ribu tiket yang akan didiskon selama tiga bulan ke depan.

Total pemerintah menggelontorkan sekitar Rp500 miliar untuk diskon 30 persen kepada semua penerbangan ke 10 destinasi wisata. Kemudian 20 persen diskon diberikan dari kontribusi Pertamina, Angkasa Pura I dan II, serta AirNav.

Detilnya, Pertamina berkontribusi pada 15 persen diskon, 5 persen sisanya merupakan kontribusi dari Angkasa Pura I dan II serta AirNav.(Ant)

Baca Juga: Isu Virus Corona, Masker di Banjarmasin Mencapai Ratusan Ribu Per Kotak

Baca Juga: 2 WNI Positif Tertular Virus Corona Terdeteksi Sejak 1 Maret 2020

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Lirik Kebiasaan ‘Urang Banjar’ Suka Perhiasan, Frank & co Buka di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

PT Telkom Agresif Modernisasi Jaringan untuk Persiapan Layanan 5G
apahabar.com

Ekbis

Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Pukul Pertumbuhan Ekonomi Asia
apahabar.com

Ekbis

Go-Jek Berstatus Decacorn, Menteri Rudiantara Bangga
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Menguat Seiring Suntikan Dana oleh PBoC
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Harga Emas Antam Kembali Turun Rp 2.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

BI Beberkan Alasan Kenapa Indonesia Masih Jadi Konsumen Keuangan Syariah
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi China Positif, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com