Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

Jokowi Minta Menkeu Berikan Insentif Bagi Tenaga Medis Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 19 Maret 2020 - 17:21 WIB

Jokowi Minta Menkeu Berikan Insentif Bagi Tenaga Medis Covid-19

Petugas medis menggunakan pakaian pelindung. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menyiapkan alokasi insentif bagi perawat, dokter, dan seluruh jajaran di rumah sakit yang menangani pasien terkait virus Corona atau Covid-19.

Jokowi juga meminta agar ada perlindungan maksimal untuk semua tenaga medis yang melayani pasien virus Corona.

“Termasuk permintaan menteri keuangan, ini juga pemberian insentif bagi dokter, perawat, dan rumah sakit yang bergerak dalam penanganan virus Corona,” kata Jokowi dalam rapat terbatas Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 melalui telekonferensi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/03).

Kepala Negara menekankan seluruh jajaran tenaga medis adalah pihak-pihak yang paling dekat dengan pasien yang terinfeksi virus Corona, sehingga menjadi rawan tertular. Seluruh tenaga medis ini juga menjadi garda terdepan bangsa untuk mencegah penularan lebih luas Covid-19.

“Saya ingin perlindungan maksimal kepada para dokter, perawat, tenaga medis dan jajaran di rumah sakit yang melayani pasien terinfeksi Covid-19,” ujar Presiden.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Rabu (18/3) mengungkapkan pemerintah telah memprioritaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 untuk kesehatan masyarakat.

Dia juga menyatakan sektor kesehatan akan masuk dalam paket kebijakan fiskal jilid ketiga, selanjutnya.jaring pengaman sosial (social safety net) untuk masyarakat, dan ketiga dukungan pemeringah untuk industri usaha terdampak.

Untuk kesehatan, pemerintah akan meningkatkan ketersedian alat-alat medis, alat alat pelindung diri, masker, hingga pembersih tangan (hand sanitizer) dan meningkatkan kapasitas rumah sakit untuk menangani virus korona.

Adapun hingga Rabu (18/03), jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai 227 pasien. Sebanyak 11 pasien di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 19 pasien meninggal dunia.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ribuan Agen dan Pangkalan LPG Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran
apahabar.com

Ekbis

Terjun Bebas, Harga Tiket ke Korsel Hanya Rp149 Ribu
apahabar.com

Ekbis

Target Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet di Banjarmasin Tak Tercapai Lagi?
apahabar.com

Ekbis

Pertumbuhan Inklusi di Indonesia Bagian Timur Dinilai Lambat
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Bergerak Seperti Yoyo
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Penerima Insentif Gas Industri Harus Mampu Berikan Nilai Tambah
apahabar.com

Ekbis

Penjual Sate Keluhkan Harga Ayam Naik
apahabar.com

Ekbis

Dampak Covid-19, Jokowi Gratiskan Tagihan Listrik 3 Bulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com