Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Jubir: Ada Orang Positif Corona Tapi Tak Terlihat Gejala Sakit

- Apahabar.com Minggu, 22 Maret 2020 - 21:51 WIB

Jubir: Ada Orang Positif Corona Tapi Tak Terlihat Gejala Sakit

Ilustrasi juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Foto-Antara/Aditya Pradana Putra

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan ada orang-orang yang terinfeksi virus corona bisa tidak memperlihatkan kondisi sakit secara kasat mata. Orang itu pun bisa menularkan virus kepada orang lain.

“Karena kita sadari bahwa tidak seluruh orang yang di dalam tubuhnya ada virus Covid-19 memberikan gambaran sakit,” kata Yurianto dalam jumpa pers yang diadakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (22/03).

Yurianto menuturkan, dari kasus positif Covid-19 yang ditemukan di Indonesia saat ini, sering didapati pasien dengan keadaan sakit ringan, sehingga merasa tidak sakit atau bahkan tanpa gejala sama sekali. Dengan tidak menunjukkan gejala sakit, kata dia, seseorang bisa berpikir kalau dia tidak terinfeksi virus Covid, alhasil akan menularkan kepada orang lain jika tidak menjaga jarak aman.

Untuk itu, harus dilakukan upaya antisipasi bersama dengan mengikuti upaya mengendalikan penularan Covid-19 melalui cara menjaga jarak aman antarorang. Seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada diharapkan konsisten melakukan jaga jarak aman demi menghentikan penyebaran Covid-19.

Yurianto mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari bagaimana seharusnya bersikap di dalam menghadapi pandemi global Covid-19, termasuk di antaranya menjaga jarak antarorang, menjaga kesehatan dan kebersihan, mengisolasi diri jika merasa sakit dan segera memeriksakan diri ke dokter sehingga secara bersama-sama bisa mengurangi aspek kemungkinan penularan antarorang. Jika tidak menjaga jarak, maka penularan Covid-19 sangat rentan terjadi antarorang karena percikan cairan pernapasan bisa sampai kepada orang lain saat melakukan kontak dekat dan berkumpul.

Hingga kini jumlah total kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 514 atau bertambah 64 dibandingkan pada Sabtu (21/03). Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 10 orang sehingga totalnya menjadi 48 jiwa.

Sementara, jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penyakit Covid-19 mencapai 29 orang atau bertambah sembilan dibandingkan pada Sabtu (21/3).(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gubernur Kalteng Minta Maaf Lempar Botol ke Lapangan  
apahabar.com

Nasional

Rapat Empat Menteri, Indonesia Upayakan Nego Saudi
apahabar.com

Nasional

KJRI Sabah: Tim Touring Bantu Kenalkan Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Luncurkan Dua Alat Terbaru Deteksi Dini Covid-19
apahabar.com

Nasional

Australia Serukan Penyelidikan Virus, Indonesia Fokus Tangani Covid-19
apahabar.com

Nasional

Perbedaan Pilihan di Pemilu, Ini Kata Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Sejumlah Siswa Sekolah di Ambon Panik Akibat Gempa
apahabar.com

Nasional

23 Peserta Family Gathering PLN Meninggal Akibat Tsunami
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com