BREAKING NEWS: BNN Benarkan Tangkap Oknum DPRD Tala Saat Pesta Sabu Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya

- Apahabar.com Rabu, 4 Maret 2020 - 11:22 WIB

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Ir Syamsir Rahman saat ditemui apahabar.com, Rabu (4/3) pagi. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Ribuan petani milenial tercetak di Kalsel, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai Homebasenya.

“Jumlah petani milenial ada 3000 khusus Kabupaten Banjar. Perkiraan semua yang ada di Kalsel ada 5000 lebih, tepatnya nanti bisa ditanya ke yang mengkoordinirnya di SMK PP Banjarbaru,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Ir Syamsir Rahman kepada apahabar.com, Rabu (4/3) pagi.

Petani muda atau milenial itu direkrut untuk bekerja di konstra tani (komando strategi petani) yang posisinya ada di BPP.

“BPP menjadi homebase tempat mereka melakukan kegiatan pertanian di sana mereka akan mendapatkan akses untuk memperoleh pupuk, pestisida, dan membuka jual belinya, mereka hanya perlu buka link,” jelasnya.

Jadi, lanjut Syamsir, nanti di BPP diharapkan akan menghasilkan yang disebut petani milenial. BPP di Kalsel sendiri telah ada di 2 tempat yakni Barito Kuala dan Tapin.

“3 di Barito Kuala, 4 di Tapin, ke 7 BPP itu telah mendapatkan bantuan dari kementan berupa drone, laptop, televisi, mereka sudah conect,” terangnya.

Baca Juga: Targetkan 650 UPPB, Upaya Disbunnak Kalsel Sejahterakan Petani Karet

Selain mencetak petani milenial, sambungnya, ada juga pengusaha milenial, yaitu pengusaha yang bisa bekerja memproduksi, menghasilkan, menjual, menerima sendiri, sehingga bisa dibilang mandiri.

“Jadi, wadah petani dan pengusaha milenial tadi di BPP, mereka cuma perlu terlibat ke dalamnya, mereka cukup datang saja,” tegasnya.

Sedangkan untuk ekspor, dikatakan Syamsir, perlu intervensi Dinas terkait.

“Untuk ekspor harus ada intervensi dari Dinas. Yang sekarang bisa kita ekspor dari bidang horti misalnya daun Gulinggang ke Jepang dan Brazil,” paparnya.

Kalsel sendiri menargetkan pada 2021 mendatang memiliki 129 BPP di 13 Kabupaten/Kota.

“Ini sekarang kita bergerak menyiapkan BPP-nya, ada 7 saat ini dan nanti tambah 20 sampai totalnya nanti 129 BPP di 13 Kab/Kota di 2021. Di 2020 hanya tambah 75 BPP dulu, di 2021 baru semuanya terealisasi,” ungkapnya.

Hal ini guna mendukung percepatan target Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menciptakan 2,5 juta pengusaha milenial sektor pertanian dalam 5 tahun kedepan.

Dalam mewujudkan itu, Syamsir menuturkan tidak ada kendala yang berarti kecuali sinyal internet.

“Kendalanya hanya jaringan internet, kadang susah dan komunikasi terputus ini yang perlu kita perbaiki,” pungkasnya.

Baca Juga: Permentan Cabut Subsidi, Imam Berat Ketemu Petani di Kalsel

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

800 Ribu Lembar Masker Siap Disebar untuk Warga Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Resmi Dimulai, Hari Pertama SKB CPNS Kalsel Terpantau Lancar
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Akan Fungsikan RSJ Tamban Sebagai Panti Rehabilitasi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Catatan Sukses Birin-Rudy, Dua Jembatan Alternatif Dioperasikan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin: Boleh Berolahraga, Tapi dengan Protokol Ketat
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HUT Ke-70 Pemprov Kalsel, Siap-Siap Swab Massal Esok
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pagi-Pagi Kalsel Pulangkan Puluhan Nakes Sembuh, Paman Birin: Kabar Istimewa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com