Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Kalteng Lacak Komunitas 2 Pasien Positif Corona

- Apahabar.com Senin, 23 Maret 2020 - 15:47 WIB

Kalteng Lacak Komunitas 2 Pasien Positif Corona

Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kalteng menyampaikan perkembangan terbaru mengenai penanganan virus corona kepada awak media di Palangka Raya, Minggu (22/03). Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Yayu Indriaty mengatakan setelah ditemukannya dua kasus pasien positif virus corona atau Covid-19 di wilayah setempat, tim langsung melakukan ‘tracing’ atau melacak komunitas.

Tracing komunitas adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengisolasi wilayah apabila ada satu hasil positif yang didapatkan dari pemeriksaan laboratorium, katanya di Palangka Raya, Senin.

“Orang-orang yang terduga memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif sudah kami tangani,” katanya saat penyampaian perkembangan terbaru penanganan Covid-19 di Kalteng.

Jumlah keseluruhan mereka yang terduga kontak erat dengan pasien positif ada sebanyak enam orang. Masing-masing dari mereka telah ditetapkan sebagai pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

Sebanyak dua orang masuk dalam kategori PDP dan empat lainnya ODP. Lebih lanjut ia mengingatkan kepada semua pihak, COVID-19 bukanlah suatu aib ataupun penyakit haram, sehingga siapa pun tak perlu takut memeriksakan dirinya.

“Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan COVID-19 Kalteng berusaha memutuskan transimisi penyebaran virus tersebut. Masyarakat yang merasa memiliki gejala diminta segera memeriksakan dirinya,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy menjelaskan, dalam rangka pemutusan penyebaran COVID-19, pihaknya telah membangun posko pada sejumlah titik, seperti Jembatan Timbang di Barito Timur, Kapuas serta Lamandau.

“Kami lakukan penyaringan atau ‘screening’ pada jalur darat dan sungai, diantaranya perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur maupun Kalimantan Selatan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu berdasarkan data Tim Gugus pada Minggu (22/3) sore, jumlah ODP sebanyak 161 orang, terbanyak di Kobar yakni 53 orang. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 36 orang, dengan rincian perkembangan yaitu 10 orang negatif, 2 orang positif dan menunggu hasil laboratorium 24 orang.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Bangkai Onrust, Kapal Militer Belanda yang Karam di Perang Barito Bakal Diangkat
apahabar.com

Kalteng

Pemudik Gunakan Kapal Laut di Kalteng Diprediksi Meningkat
apahabar.com

Kalteng

Padi yang Ditanam Warga Binaan Rutan Kuala Kapuas Kalteng Akhirnya Dipanen
apahabar.com

Kalteng

Waspada, Gelombang dan Angin Kencang Hantam Pantai Ujung Pandaran Kotim
apahabar.com

Kalteng

Polsek Selat Kapuas Raih Penghargaan Terbaik dalam Pelaporan Kinerja

Kalteng

Populasi Anggrek Hitam Barito Timur Mulai Mekar 
apahabar.com

Kalteng

Dini Hari, Api Lumat Satu Rumah di Lungkuh Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Intensitas Hujan Tinggi, Barut Terendam Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com